Sekeluarga Mampir ke Tempat Makan sebelum Tes Usap, Warung Soto jadi Klaster Covid-19

Kamis, 15 Oktober 2020 00:02 Reporter : Henny Rachma Sari
Sekeluarga Mampir ke Tempat Makan sebelum Tes Usap, Warung Soto jadi Klaster Covid-19 Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Solo Siti Wahyuningsih. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Warung soto Kepatihan Kulon di Solo jadi klaster baru penyebaran Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Solo Siti Wahyuningsih mengatakan ada empat orang terkonfirmasi positif Covid-19

"Saat ini sudah ada empat orang yang dinyatakan positif Covid-19 dari klaster ini," kata Siti Wahyuningsih di Solo, Rabu (14/10) seperti dilansir Antara.

Menurut dia, terungkapnya klaster tersebut berawal dari satu keluarga yang tinggal di Kelurahan Mojosongo berencana melakukan tes usap secara mandiri, namun mampir untuk makan terlebih dahulu di warung tersebut.

"Dan ternyata hasil tes keluarga ini positif. Dari hasil inilah kami kemudian melakukan 'tracing' (penelusuran) ke warung soto, termasuk penjual dan pembeli yang pernah makan di warung tersebut," katanya.

Ia mengatakan dari "tracing" tersebut diperoleh hasil bahwa penjual soto juga tertular. Selanjutnya, DKK melakukan "tracing" pembeli yang makan di warung tersebut mulai 1-8 Oktober 2020.

Terkait hal itu, pihaknya meminta masyarakat yang pernah membeli di warung tersebut dan yang pernah berkontak dengan penjual maupun pegawai warung agar melapor ke Puskesmas Purwodiningratan dan Kelurahan Kepatihan Kulon.

Selain klaster soto, dikatakannya, sebanyak 17 orang yang berasal dari satu keluarga saat ini sedang menjalani karantina mandiri di sebuah gedung sekolahan di Kelurahan Gandekan, Jebres, Solo, Jawa Tengah setelah berkontak dengan pasien positif Covid-19.

Lurah Gandekan Arik Rahmadani mengatakan kasus tersebut berawal dari adanya tenaga kesehatan salah satu rumah sakit swasta di Solo terinfeksi Covid-19.

"Dari hasil 'tracing', tenaga kesehatan tersebut menulari keluarganya, yaitu anak, cucu, dan pembantunya. Saat ini semuanya sudah dirawat di rumah sakit. Selanjutnya, kontak erat ini sekarang sedang menjalani karantina mandiri di salah satu gedung sekolahan," katanya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini