Sekda Bali: Suami Pasien Corona yang Meninggal Masih Diperiksa

Jumat, 13 Maret 2020 16:12 Reporter : Moh. Kadafi
Sekda Bali: Suami Pasien Corona yang Meninggal Masih Diperiksa RSPI Sulianti Saroso. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan, hasil pemeriksaan suami pasien kasus-25 yang meninggal dunia, belum terkonfirmasi tertular atau tidak virus corona Covid-19.

"Kita berupaya untuk konfirmasi ternyata berita itu belum terkonfirmasi (negatif atau positif)," kata Made Indra di Kantor Gubernur Bali, Jumat (13/3).

Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Hasilnya, pemeriksaan terhadap suami kasus-25 masih berlangsung.

"(Kemudian) Kepala Dinas Kesehatan (Provinsi Bali) konfirmasi ke Dirjen ternyata belum. Itu artinya belum terkonfirmasi. Pemerintah (Pemprov Bali) harus konfirmasi berita. Jadi kalau ada berita kami ini berusaha konfirmasi benar apa tidak. Ternyata belum," ujar Made Indra.

Sementara di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya menyatakan, suami pasien masih dalam penanganan medis. Hasil pemeriksaan belum keluar. "Iya masih diobservasi (suami kasus 25)," ujar Suarjaya.

1 dari 2 halaman

Hingga kini suami pasien kasus-25 telah masuk ruang isolasi dalam pengawasan RSUP Sanglah, Denpasar. Sang suami, orang yang paling dekat dengan kasus-25. Suaminya tersebut telah diisolasi sejak 9 Maret.

"Kondisinya suaminya ini adalah orang yang paling intensif kontak oleh karena itu maka terhadap suaminya sudah diisolasi pada saat bersamaan," kata Made Indra di Denpasar, Bali, Rabu (11/3) lalu.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali masih menunggu hasil laboratorium terkait suami korban apakah tertular Covid-19 atau tidak.

"Iya bersamaan tanggal 9. Suami korban dalam keadaan sehat dan sekarang diisolasi. Dia kan sekamar dan paling dekat kontaknya. Beda dengan kontak yang lain karena suaminya sekamar (dengan korban)," ujar Made Indra.

2 dari 2 halaman

Perlu diketahui, satu pasien warga asing yang positif virus corona atau Covid-19 dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, Bali, Rabu (11/3) sekitar pukul 02.46 Wita dinihari.

Made Indra menyampaikan, warga asing itu adalah berjenis wanita dan berumur 53 tahun namun pihaknya tidak membeberkan dari negara mana.

Warga asing ini, diketahui masuk ke RSUP Sanglah Denpasar pada tanggal 9 Maret lalu. Karena sebelumnya, dirawat di Rumah Sakit Swasta dan sudah dilakukan tindakan dengan prosedur yang sangat ketat. [rnd]

Baca juga:
Atasi Virus Corona, Sri Mulyani Tambah Anggaran Rp1 Triliun untuk Kemenkes
Sebelum Ada Pasien Positif, Pemerintah Dinilai Remehkan Ancaman Virus Corona
Satu Pasien Positif Corona Kabur dari Ruang Isolasi RSUP Persahabatan
Jokowi Belum Berpikir untuk Lakukan Lockdown
Jokowi Akan Telepon Dirjen WHO, Ceritakan Cara Indonesia Hadapi Virus Corona
Hasil Lab Negatif, 2 Orang PDP Virus Corona di RSUP Persahabatan Akan Dipulangkan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini