Sebelum Mendalang, Ki Manteb Berikan Wayang Kresna Pada Presiden Jokowi

Jumat, 2 Agustus 2019 22:15 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Sebelum Mendalang, Ki Manteb Berikan Wayang Kresna Pada Presiden Jokowi Istana negara. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan masyarakat memenuhi halaman Istana Negara untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Manteb Sudharsono. Kali ini Ki Manteb akan memainkan lakon Kresno Jumeneng Ratu.

Sebelum memulai ndalang, secara simbolis Ki Manteb memberikan tokoh Wayang Kresna kepada Presiden Joko Widodo begitupun sebaliknya. Setelah itu, Ki Manten mulai memainkan lakon Kresno Jumeneng Ratu.

Setelah itu Jokowi kembali duduk di samping Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Hadir pula Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Diketahui sebelumnya, Mensesneg Pratikno membuka acara dan sempat bercerita di hadapan Jokowi, bahwa Ki Manteb Sudarsono sempat protes lantaran diberitahu untuk tampil dan berlatih hanya dua minggu.

"Pak Manteb protes ini manggung wayang kok hanya diberi waktu 2 minggu. Ini zamannya serba cepat. Jadi prosesnya sangat cepat," kata Pratikno di hadapan tamu undangan pagelaran Wayang di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (2/8).

Pratikno mengatakan Ki Manteb akan membawakan lakon Kresno Jumeneng Ratu. Dia berharap pagelaran wayang kulit kali bisa dinikmati masyarakat di Istana walaupun terbatas. Dan seni tradisional lain dapat mengharumkan nama Indonesia.

"Ini pesan bahwa kita harus nguri uri budaya bangsa. Itulah kekayaan kita yang harus kita kembangkan," lanjut Pratikno.

Sambil disuguhi wedang ronde dan rebusan kacang masyarakat menikmati wayang kulit yang dibawakan Ki Manteb. Pratikno juga sempat mengenang masa kecilnya dahulu.

"Mengenang masa kecil ada rebusan jajan wedangan. Bedanya kalau biasanya kita menyaksikan wayang di rumah penduduk sekarang kita nonton wayang di halaman istana," kata Pratikno.

Pratikno menjelaskan pagelaran ini adalah bagian dari peringatan kemerdekaan yang bertema Sumber Daya Manusia yang unggul Indonesia Maju. Dia menjelaskan mulai dari 1 Agustus di kain 74 meter Jokowi membatik bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Stasiun MRT Bundaran HI. Disambung dengan doa kebangsaan.

"Disambung doa kebangsaan dan hari ini disambung pagelaran wayang kulit oleh ki mantep sudarsono. Ingat slogan beliau pancen oye," lanjut Pratikno. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini