Sebelum ditembak, diduga Tito Kei sudah diintai
Merdeka.com - Adik kandung John Kei, Tito Refra Kei, tewas ditembak orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor pada Jumat (31/5) malam. Hingga kini polisi masih memburu para pelaku.
Menurut kakak pertama Tito Kei, pembunuh adiknya ini sebelumnya sudah mengintai dalam beberapa hari sebelumnya. "Saya rasa ini sudah diintai sebelumnya, soalnya dia nembak saat keadaan di sana (warung kopi) sepi," ujar pria yang enggan menyebutkan namanya ini, Sabtu (1/5).
Dia mengatakan, saat mengetahui sang adiknya ditembak di warung kopi Ratim dirinya sempat tidak percaya, karena tempat biasa adiknya nongkrong saat pulang kerja tersebut dalam keadaan ramai.
"Anak-anak biasanya juga kumpul-kumpul di sana. Adik saya memang biasa kocok kartu di sana kalau habis pulang kerja. Tapi ini pelaku kok datang nembak adik saya saat hanya ada beberapa orang. Saya rasa sudah diintai sebelumnya," jelasnya.
Pria yang mengenakan kaos kuning ini mengungkapkan, saat ini dirinya belum mau mencurigai siapa pelaku yang dengan tenang menghabiskan adiknya.
"Saya gak mau mencurigai siapa-siapa, saat tahu adik saya meninggal saya langsung kaget saja. Yang saya pikirin anak-anaknya nanti ke depannya seperti apa," terangnya.
Seperti diketahui, adik kandung John Kei ditembak orang tak dikenal ketika sedang bermain domino bersama teman-temanya yaitu Gerry, Han, dan Petrus. Di warung kopi milik Ratim yang juga menjadi korban penembakan malam itu.
Tito Kei tewas dengan luka tembak di mata bagian kanan bawah. Sedangkan Ratim menderita luka tembak di bagian dada kiri. Rencananya jenazah Tito Kei akan di bawa ke kampung halamanya di Tutrayan, Kecamatan Kei Besar Selatan, Maluku Tenggara, Senin (3/6) nanti. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya