Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum bacok istri, Jumadi sempat minta maaf dan niat tobat

Sebelum bacok istri, Jumadi sempat minta maaf dan niat tobat Ilustrasi Pembunuhan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Jumadi (29) tega menebas leher istrinya, Putri Puspita Sari (25) hingga tewas di rumah mereka, Desa Talang Mulya, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Sebelum kejadian, Pelaku sempat meminta maaf kepada korban dan mertua‎nya karena selama ini melakukan kesalahan.

"Namun, tak lama setelah meminta maaf, Jumadi masuk ke dalam rumah dan mengambil sebilah parang tajam ‎lalu diayunkan ke leher istrinya," ujar Kapolres Indragiri Hulu AKBP Arif Bastari kepada merdeka.com, Senin (26/2).

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/2) pagi, sekitar pukul 09.30 WIB. Saat pelaku bersama istrinya, dan mertuanya sedang duduk-duduk di teras rumah mereka.

Ketika itu, pelaku mengatakan kepada keluarganya, bahwa dirinya tobat, dan meminta maaf kepada mereka semua, dan akan mau belajar mengaji. Kemudian, korban dan pelaku masuk ke dalam rumah, sedangkan mertuanya tinggal di teras.

"Saat itu korban menyusun pakaian dan pelaku juga masuk masuk ke dalam rumah. Tidak lama kemudian keluarga korban terkejut melihat pelaku Jumadi keluar rumah dengan membawa sebilah parang yang berlumuran darah," ujar Arif.

Melihat hal tersebut, salah satu keluarga korban langsung menangkap pelaku dan mengambil parang dari tangannya. Orangtua korban dan keluarganya pun langsung mengecek kondisi korban di dalam rumah.

"Ketika itu, korban terbaring dengan berlumuran darah di leher belakangnya akibat dibacok suaminya. Perbuatan pelaku mengakibatkan korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian," jelasnya.

Selanjutnya keluarga korban meminta pertolongan warga sekitar, dan membawa korban ke Rumah Sakit. Polisi yang dihubungi warga pun datang untuk mengamankan pelaku. Petugas juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara.

"Tersangka Jumadi dibawa oleh anggota Polsek Batang Cenaku untuk pengusutan lebih lanjut. Motif pelaku, dia mengaku karena mengalami tekanan ekonomi dalam kehidupan keluarga," tutup Arif.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP