SBY terima kekalahan di Pilgub Jabar, minta Deddy dan Dedi bersabar
Merdeka.com - Hasil quick count (hitung cepat) sementara menempatkan pasangan yang diusung oleh Partai Demokrat yaitu Deddy Mizwar-Dedy Mulyadi berada di urutan ketiga. Pasangan nomor urut 4 itu kalah dari Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku akan menerima kekalahan tersebut jika prosesnya berjalan jujur dan adil. "Di Jabar kita juga mengamati yang ada di televisi. Kalau Jabar ini berjalan jujur dan adil, harus kita terima, (calon) yang diusulkan Demokrat tidak berhasil harus kita terima," kata SBY, di Wisma Proklamasi, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (27/6).
SBY mengungkapkan, partai Demokrat harus legowo menerima kekalahan dan mengucapkan selamat kepada kandidat yang menang.
"Kita harus siap menerima kekalahan. Seperti tradisi kami calon-calon yang kami usung selalu komunikasi dengan kami, bagi calon kami yang kalah, saya sampaikan sabar dan tawakal. Bagi calon yang menang pesannya saya sama, bersyukur, rangkul semua," ujarnya.
SBY menyatakan selama lima tahun periode kepemimpinan harus berjalan damai. "Jalan lima tahun jangan berhadapan terus saling jegal, mari jaga silahturahmi."
SBY menegaskan, kalah menang dalam pemilihan umum sudah biasa. Yang penting prosesnya harus jujur dan adil serta ada kenetralan dari aparat.
"Pilkada dan pemilu harus jurdil. Kalah menang itu biasa, kalah harus ikhlas. Tidak ada alasan apapun kalau belum bisa menerima. Kita juga menghindari pemilu yang di anggap penuh dengan pelanggaran dan kecurangan," ujarnya.
SBY mencontohkan pada Pemilu 2014 lalu yang berjalan jujur dan adil. "Waktu kami kalah 2014 yang lalu, saya mengucapkan selamat kepada PDI, Golkar dan Gerindra karena saya tahu pemilunya baik. Dan pada waktu itu tidak ada ketidaknetralan aparat," pungkasnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya