Satu penyelam gugur, Basarnas tegaskan operasi SAR Lion Air sesuai prosedur
Merdeka.com - Seorang penyelam, Syachrul Anto, yang tergabung dalam operasi SAR jatuhnya Lion Air PK-LQP meninggal dunia. Basarnas menegaskan, tak ada yang menyalahi prosedur dalam proses evakuasi korban Lion Air.
Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi mengatakan, Syachrul gugur bukan karena menyalahi prosedur penyelaman.
"Prosedur semua telah dilakukan, sudah dilewati, tidak ada yang keliru. tidak ada yang terlewat. Baik kesehatan, peralatan hingga teknik berangkat ke medan operasi sudah siap semua," katanya di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11).
Bahkan, katanya, semua penyelam yang jumlahnya lebih kurang 100 orang adalah berpengalaman juga profesional.
"Semua penyelam ini andal dan profesional, saya lihat sendiri," tegas Syaugi.
Oleh karenanya, Syaugi meminta untuk tidak khawatir ataupun meragukan kualitas penyelam yang ada.
"Jadi jangan khawatir si A lebih bagus, tidak. Kita ini tim gabungan yang solid dan sinergi. Yang penting ini bisa kita angkat semua, korban kita bisa angkat semua," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya