Saat jemaah haji Indonesia mengadu tak ada sambal pada Menag

Kamis, 31 Agustus 2017 08:32 Reporter : Muhammad Hasits
Saat jemaah haji Indonesia mengadu tak ada sambal pada Menag Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meninjau sejumlah tenda yang ditempati jemaah haji Indonesia di Arafah, Rabu (30/8) malam. Menag sempat berdialog dengan beberapa jemaah di maktab 23 dan 7.

Saat meninjau tenda jemaah dari Sumatera Selatan yang berada di maktab 23, Menag menanyakan tentang persediaan makanan dan air. Soal air dan makanan, jemaah mengaku sudah cukup tersedia. Namun, ada jemaah yang mengeluhkan tidak ada sambal dalam makanan. Maklum, kebiasaan orang Indonesia makan selalu pakai sambal.

Keluhan jemaah ini ditanggapi senyuman oleh Menag. Menurutnya, makanan yang dibagikan pada jemaah memang sengaja tidak diberikan sambal. Malam itu menu makanan yang dibagikan nasi, sayur dan ayam.

"Makanan tidak ada sambalnya agar tidak mengganggu pencernaan," jelas Menag.

Menag tak ingin menjelang pelaksanaan wukuf ada masalah kesehatan pada jemaah. "Sekarang manfaatkan untuk istirahat," pinta Menag.

Dalam kesempatan itu, Menag berpesan pada jemaah agar ikut mendoakan bangsa dan negara. "Semoga bangsa Indonesia maju dan mensejahterakan rakyatnya," katanya.

Sementara terkait pergerakan jemaah dari Kota Makkah ke Arafah, hingga pukul 22.30 WAS sebagian besar jemaah sudah berada di Arafah. Menag berharap, pada pukul 24.00 WAS seluruh jemaah sudah tiba di Arafah.

"Saya melihat langsung sejak tadi sore jemaah sudah masuk Arafah. Memang terjadi kemacetan di jalan sehingga perjalanan ke Arafah membutuhkan waktu 2 sampai 3 jam," ujarnya.

Sedangkan untuk jemaah yang sakit akan disafari wukufkan. Para jemaah akan diberangkatkan dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia Daker Makkah menuju Arafah menggunakan ambulans.

"Mereka akan berada di Arafah beberapa menit kemudian akan dipulangkan kembali ke KKHI Makkah," katanya. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini