RSPI Kembali Terima Pasien 1 Suspect Corona: Gejala Demam, Batuk dan Sesak
Merdeka.com - Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, sempat menerima satu orang pasien pada Kamis (5/3) kemarin, dengan total 10 orang yang dirawat di ruang isolasi. Namun, satu orang telah dinyatakan meninggal dunia yang berusia 65 tahun. Total saat ini hanya sembilan yang dirawat.
"Yang baru masuk, bagus juga. Tetapi dia ada demam, ada batuk, ada juga sesak sedikit-sedikit," ujar Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Jumat (7/3).
Syahril mengatakan, tujuh orang yang saat ini dirawat di ruang isolasi merupakan pasien yang kontak langsung dengan kasus 1 dan kasus 2 Virus Corona atau COVID-19, asal Depok, Jawa Barat.
"Tujuh pasien kontak langsung," ujar Syahril.
Menurutnya, pasien baru akan melewati beberapa tahapan pemeriksaan. Apabila dinyatakan negatif, pasien tersebut akan kembali diperiksa. "Pasien masuk ini standard dua kali pemeriksaan, pertama dan kedua. Ketika positif diulang lagi (pemeriksaan)," pungkas Syahril.
Rincian Lokasi Perawatan Pasien Suspect
11 Orang di Indonesia masuk dalam kategori suspect terkait virus corona (COVID-19). Hasil tersebut diperbaharui hingga jumat (6/3) petang ini oleh pemerintah. Awalnya, ada 13 orang yang masuk dalam suspect COVID-19. Namun, hasil data pemerintah sore tadi ada dua pasien baru dinyatakan positif corona yang disebut kasus 3 dan kasus 4.
11 orang tersebut dengan rincian 5 dirawat di RSPI Sulianti Saroso Jakarta, 1 ABK WNI Diamond Princess di RS Persahabatan Jakarta dari Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu dan 1 orang terbaru ada di Bandung. Sedangkan, 4 lainnya dari beberapa tempat yang masih belum diungkap.
"13 sudah dikurangi 2. Tinggal 11," kata Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta.
"Ada satu yang di Bandung masih dirawat. Ini masih suspect," tambah Yuri.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya