RS Polri Kramatjati Belum Izinkan Anak Aulia Kesuma Diperiksa
Merdeka.com - Geovanni Kelvin Octavianus Robert alias KV hingga kini masih dalam perawatan medis usai dirinya kena luka bakar saat membakar mobil Calya B 2983 SZH di Kampung Bondol, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di mana dalam kendaraan itu ada ayah tirinya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili alias ECP dan M. Adi Pradana alias Dana.
Kepala Operasional Pelayanan Kedokteran Polri RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo mengatakan, KV tiba di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur pada Kamis (29/8). Hingga saat ini KV belum diizinkan menjalani pemeriksaan oleh kepolisian.
"Kemarin ada penyidik dari Polda (Metro Jaya) minta untuk bisa diperiksa, cuma keadaan pasien belum bisa untuk diperiksa ke kantor penyidikan," katanya di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (30/8).
Dia menjelaskan, hasil pemeriksaan awal KV alami luka bakar 35 persen di tubuhnya. Kondisi KV pun saat ini stabil namun masih dalam perawatan intensif pihak rumah sakit.
"Hari ini kondisinya lebih baik daripada kemarin. Beberapa luka bakarnya yang ringan sudah mulai mengering terutama di bagian wajah sudah mengering. Evaluasi bagian tangan hari ini dan kaki sambil dilakukan fisioterapi untuk mencegah adanya kaku pada luka bakarnya," tutup Edy.
Seperti diketahui sebelumnya, Aulia Kesuma (35) yang merupakan istri dari korban rela mengeluarkan duit Rp 500 juta untuk membunuh sang suami Edi Chandra Purnama (54) dan anak tirinya, M. Adi Pradana (23). Dia menyewa empat pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa kedua korban. Kedua korban tewas lalu jasadnya dibakar di dalam mobil.
Polisi telah menangkap Aulia. Anak kandung Aulia, KV juga terlibat dalam kasus ini. Bahkan KV mengalami luka bakar akibat tindakannya yang membakar mobil Calya berisi ayah tiri dan saudara tirinya itu.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya