Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ridwan Kamil akan bentuk forum RT-RW pencegah aksi terorisme

Ridwan Kamil akan bentuk forum RT-RW pencegah aksi terorisme Mendagri bertemu Ridwan Kamil. ©2017 Merdeka.com/dian rosadi

Merdeka.com - Belum lama ini Kota Bandung diguncang aksi teror bom panci di Kawasan Cicendo. Sebagai langkah antisipasi sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku radikalisme, Pemkot Bandung membentuk forum komunikasi penanggulangan terorisme di tingkat RT dan RW.

Keinginan Pemkot Bandung membentuk forum tersebut disampaikan Wali Kota Ridwan Kamil kepada Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan, di Mapolda Jabar, Selasa (7/3). Kang Emil sapaan akrabnya, mengajak forum RW untuk mendapat masukan dari kepolisian.

‎"Hari ini saya datang bersama forum RW se-Bandung dan forum penanggulangan terorisme di Jabar, datang ke sini (Polda Jabar). Untuk mendapatkan arahan lebih lanjut, mengenai pembentukan forum komunikasi penanggulangan terorisme di tingkat RT/RW," kata Kang Emil.

Dia meyakini forum ini bisa membantu kepolisian dalam menanggulangi aksi terorisme. Menurut Emil, aksi radikalisme dan terorisme dapat dicegah dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.

"Ini eksperimen sosial kalau berhasil bisa dipublikasi se-Indonesia dan menjadi jawaban, bagaimana negeri aman karena warganya peduli dan partisipatif," tuturnya.

Setelah menyampaikan keinginan itu, dia mengaku tengah menyusun formulasi yang pas. Targetnya, tim ini terbentuk tak lebih dari dua bulan.

"Saya harap empat sampai enam minggu ini (forum RT-RW), segera dibentuk, tapi kita masih harus mendapatkan arahan dan diskusikan secara teknis dengan Polda Jabar, rencananya satu sampai dua ronde diskusi. Nanti pelantikan akan dilakukan Pak Kapolda Jabar," ucapnya.

Anton Charliyan menyambut baik adanya Forum komunikasi penanggulangan terorisme di tingkat RT/RW Kota Bandung. Dia menyadari melawan terorisme harus melibatkan masyarakat.

"Saya ucapkan terimakasih kepada wali kota atas inovasi ini, dalam pencegahan radikalisme kepolisian terus terang kewalahan jika tanpa ada bantuan masyarakat," ungkapnya.

Dia mengatakan, pihaknya nantinya akan mengerahkan Brigadir RW untuk membantu peran masyarakat yang ingin sama-sama memerangi terorisme. "Unsur Brigadir RW akan dilibatkan, nanti dia yang bisa disiapkan untuk bisa mendampingi, menghadapi kerawanan radikalisme," paparnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP