Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ribuan Guru Honorer Garut Menuntut Diangkat Jadi ASN

Ribuan Guru Honorer Garut Menuntut Diangkat Jadi ASN

Ribuan Guru Honorer Garut Menuntut Diangkat Jadi ASN

Mereka menuntut menjadi ASN, khususnya bagi guru yang berusia 50 tahun ke atas.

Ribuan Guru Honorer Garut Menuntut Diangkat Jadi ASN

Ribuan guru honorer, Kamis (22/2) melakukan aksi demonstrasi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut.

Aksi yang diikuti guru yang berasal dari sejumlah wilayah itu menuntut agar mereka segera diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).


Perwakilan guru honorer yang melakukan aksi Ma'mol Abdul Fagih mengatakan bahwa setidaknya hampir 2.000 guru honorer ambil bagian dalam aksi tersebut. Mereka adalah guru-guru yang tersebar di 42 kecamatan.

Ia menjelaskan bahwa saat ini jumlah guru honorer di Garut mencapai 5.000 orang yang setidaknya mengajar di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama.


”Itu ada yang sudah masuk dapodik dan ada yang belum, kalau semuanya bisa 6.000 atau 7.000an," jelasnya.

2.000an guru honorer yang melakukan aksi hari ini, disebutnya berharap agar seluruhnya bisa diangkat menjadi ASN sesuai dengan kuota tahun ini. Selain itu juga mereka menuntut agar ada penambahan kuota untuk penerimaan ASN tahun ini.

Ribuan Guru Honorer Garut Menuntut Diangkat Jadi ASN

"Kami meminta tambahan kuota guru sebanyak 2.000, dan dari tendik (tenaga kependidikan) juga kami minta minimal 1.000,sehingga teman-teman dari tendik juga bisa ikut terangkat. Karena kita tahu selama ini tendik itu terabaikan padahal merupakan jantungnya sekolah. Kalau tidak ada tendik maka sekolah tidak akan jalan, karena operator semuanya ada di tendik," ungkapnya.


Ma’mol berharap agar para honorer bisa segera diangkat menjadi ASN, khususnya mereka yang berusia 50 tahun ke atas. Ia pun mengklaim para honorer siap menginap tiga hari kedepan bila tuntutan yang disampaikan tidak dikabulkan.

Terkait tuntutan para guru honorer, Sekretaris Daerah Garut Nurdin Yana mengaku paham atas keluhan dan tuntutan tersebut. Pihaknya pun sudah mengusulkan kaitan kebijakan rekrutmen di tahun 2024 ini dimana angka untuk guru, tenaga kesehatan, dan teknis lainnya mencapai 2.300 orang.


Dalam kesempatan itu pun ia sempat mengusulkan agar seluruh honorer yang melakukan aksi bisa diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun konsekuensinya adalah alokasi anggaran yang ada akan dikonversi untuk menggaji seluruhnya.

"Kalau misalnya gaji Rp4 juta, namun dikarenakan agar semua bisa masuk maka konsekuensi nya hanya mendapat Rp2 juta atau setengahnya. Oleh sebab itu, apa yang hari ini kita inginkan ini akan saya bawa dan saya ajukan ke Kemenpan RB besok Senin ditemani perwakilan agar legal dengan menggaji sesuai dasar hukum," katanya.

Ribuan Guru Honorer Garut Menuntut Diangkat Jadi ASN
Kisah Guru Honorer Gaji Rp200 Ribu Sering Bantu Murid Kurang Mampu, Belikan Alat Tulis hingga Sepatu

Kisah Guru Honorer Gaji Rp200 Ribu Sering Bantu Murid Kurang Mampu, Belikan Alat Tulis hingga Sepatu

Gaji yang tak seberapa itu sebagian ditabung untuk membantu murid-muridnya yang kesusahan

Baca Selengkapnya
Kisah Guru Honorer 36 Tahun Ngajar, Upah Tak Cukup Sampai jadi Pemulung Usai Mengajar

Kisah Guru Honorer 36 Tahun Ngajar, Upah Tak Cukup Sampai jadi Pemulung Usai Mengajar

Berjibaku memenuhi kebutuhan hidup, sang guru lantas rela menjadi pemulung usai mengajar.

Baca Selengkapnya
36 Tahun Jadi Guru Honorer, Pria Ini Mencari Rongsokan Demi Biaya Hidup

36 Tahun Jadi Guru Honorer, Pria Ini Mencari Rongsokan Demi Biaya Hidup

Setiap hari ia harus mencari rongsok. Di balik semua itu, ia adalah sosok yang begitu berjasa bagi bangsa dan negara.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Terima Tunjangan Sertifikasi usai Tujuh Tahun Bekerja, Momen Guru Honorer Lakukan Sujud Syukur Ini Bikin Haru

Terima Tunjangan Sertifikasi usai Tujuh Tahun Bekerja, Momen Guru Honorer Lakukan Sujud Syukur Ini Bikin Haru

Mengetahui tunjangan sertifikasinya keluar, guru honorer ini pun langsung melakukan sujud syukur.

Baca Selengkapnya
Awalnya Guru Honorer dan Tak Digaji, Kini Mela Sukses Jadi Pengusaha Furniture

Awalnya Guru Honorer dan Tak Digaji, Kini Mela Sukses Jadi Pengusaha Furniture

Karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan, satu waktu, sang ibu menghubungi Mela dan memintanya untuk kembali ke kampung halaman, Pangandaran.

Baca Selengkapnya
Pertama Kali Gajian, Wanita Guru Honorer Ini Tak Menyangka Hanya Dapat Rp 150 Ribu Selama Sebulan Kerja

Pertama Kali Gajian, Wanita Guru Honorer Ini Tak Menyangka Hanya Dapat Rp 150 Ribu Selama Sebulan Kerja

Wanita yang bernama Dina ini dibuat kaget saat membuka amplop gajinya.

Baca Selengkapnya
Berusia 200 Tahun, Intip Megahnya Istana Rokan Rumah Panggung Peninggalan Kerajaan Rokan

Berusia 200 Tahun, Intip Megahnya Istana Rokan Rumah Panggung Peninggalan Kerajaan Rokan

Istana peninggalan Raja Rokan ini berbentuk seperti rumah panggung yang dibalut dengan koleksi ukiran serta masih kental dengan nuansa budaya Melayu.

Baca Selengkapnya
Kisah Guru dan Murid Kini jadi Suami Istri, Wajah Pak Guru Justru jadi Sorotan

Kisah Guru dan Murid Kini jadi Suami Istri, Wajah Pak Guru Justru jadi Sorotan

Siapa sangka, dulunya mereka hanya sebatas murid dan guru. Selain kisahnya, paras sang guru jadi sorotan.

Baca Selengkapnya
Guru Agama Islam Dapat THR dari Kementerian Agama, Anggarannya Rp6 Triliun

Guru Agama Islam Dapat THR dari Kementerian Agama, Anggarannya Rp6 Triliun

Kemenag tidak pernah membedakan kesejahteraan Guru PAI dalam hal pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG). Setiap tahun anggarannya mencapai Rp6 triliun.

Baca Selengkapnya