Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Respons Ridwan Kamil soal Rumah Bupati Bandung Barat Aa Umbara Digeledah KPK

Respons Ridwan Kamil soal Rumah Bupati Bandung Barat Aa Umbara Digeledah KPK Ridwan Kamil Bersama Firli Bahuri. ©2021 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid-19 di Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku tidak tahu mengenai kasus tersebut.

Ridwan Kamil sendiri bertemu dengan Ketua KPK, Firli Bahuri dalam Rakor Sinergi dan Kolaborasi Pemberantasan Korupsi pada Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Barat, di Mason Pine Hotel, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/3).

"Saya enggak hapal (kasus korupsi di Kabupaten Bandung Barat), yang saya tahu sempat ada pemeriksaan. Updatenya saya tidak tahu. Fokus saya hari ini kedatangan pak Firli saja," ucap dia.

Diketahui, petugas KPK menggeledah tiga tempat di Kabupaten Bandung Barat, di antaranya Kantor Pemkab Bandung Barat, rumah Bupati Aa Umbara dan rumah anaknya Aa Umbara, Andri Wibawa.

Kabag Rumah Tangga Setda Kabupaten Bandung Barat, Aa Wahya mengaku mendapatkan instruksi dari Sekda Bandung Barat Asep Sodikin agar tetap berada di lokasi hingga urusan petugas KPK rampung.

"Kita diperintahkan supaya stand by sama Pak Sekda, sampai pemeriksaan KPK selesai. Tadi, tidak ada berkas yang dibawa. KPK hanya memeriksa file keuangan dan gaji Bupati," ucap dia.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya membenarkan sedang melakukan penyidikan kasus dugaan TPK pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid 19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

Uraian lengkap dari kasus ini dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum dapat kami sampaikan kepada publik secara terbuka. Pengumuman tersangka akan disampaikan saat tim penyidik KPK telah melakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan para tsk telah dilakukan," terang dia.

Tim Penyidik KPK saat ini masih menyelesaikannya tugasnya lebih dahulu. Pada waktunya, KPK akan memberitahukan kepada masyarakat tentang konstruksi perkara, alat buktinya dan akan dijelaskan siapa yang telah di tetapkan sebagai tersangka beserta pasal sangkaannya.

"Namun demikian, sebagai bentuk keterbukaan informasi kami memastikan setiap perkembangan penanganan perkara ini akan kami sampaikan kepada masyarakat," katanya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP