Respons Jubir Pemerintah Soal Kabar Menteri Perhubungan & PUPR Terjangkit Corona
Merdeka.com - Kabar beredar menyebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terjangkit virus corona atau Covid-19. Menhub sendiri sudah dua pekan terakhir jarang terlihat di lingkungan tempat ia bekerja atau menghadiri agenda-agenda penting di mana seharusnya menjadi narasumber bersama menteri lain.
"Belum dinyatakan positif," ujar Juru Bicara Penanganan Kasus Virus Corona Achmad Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (14/3).
Sementara itu, ia memastikan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badarudin negatif Covid-19. "Jam 2 negatif, bukan covid," ungkap Yurianto.
Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi Adita Irawati mengatakan Menhub Budi Karya Sumadi saat ini tengah sakit tifus dan asma. Kedua penyakit tersebut sudah lama diidapnya.
"Beliau tengah dalam perawatan di rumah sakit karena penyakit tifus dan asma yang sudah lama diderita," kata Adita.
Saat ini, Aditia mengungkapkan bahwa Menhub tengah dirawat secara intensif di sebuah rumah sakit. Namun, ia enggan menyebutkan nama rumah sakit tersebut.
Isu Menhub Diduga Positif Corona
Terkait isu Menhub diduga positif Corona, Adita mengaku belum mendapatkan informasi tersebut hingga siang ini. "Sementara ini hanya informasi di atas yang saya dapat," ujarnya.
Kementrian PUPR Membantah
Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaja membantah kabar tersebut. Ia memastikan kondisi Menteri PUPR sehat.
"Saya berkomunikasi dengan beliau dari pagi untuk berbagai urusan pekerjaan. Beliau ada di rumah dinas dalam keadaan sehat walafiat," tegasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya