Bareskrim-BNN Razia Narkoba di Diskotek Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Narkoba

Dalam operasi tersebut, sembilan orang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Bareskrim-BNN Razia Narkoba di Diskotek Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Narkoba
Polisi menggelar razia tempat hiburan malam (THM) di Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/12/2023) dini hari. Selain mengamankan tiga orang karena positif narkoba, polisi juga menyita ratusan botol miras ilegal. (Foto: Istimewa)

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar razia gabungan di sejumlah tempat hiburan malam di Jakarta dan sekitarnya. Dalam operasi tersebut, sembilan orang dinyatakan positif menggunakan narkotika.

Razia berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) malam hingga Minggu (18/10/2026) dini hari. Petugas membagi operasi ke dalam dua klaster, yakni Jakarta Timur dan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), yang mencakup PIK 1 di Penjaringan, Jakarta Utara, serta PIK 2 di Tangerang.

Kanit Subdit 3 Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, AKBP Ivan Adhitira, mengatakan operasi gabungan itu melibatkan sejumlah unsur kepolisian dan BNN.

"Kami tim gabungan dari Bareskrim Polri, BNN RI, Divpropam Polri, Korsabhara Baharkam Polri melakukan kegiatan berupa razia di beberapa tempat hiburan malam di wilayah Jakarta untuk menekan peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya di dalam tempat hiburan malam," ujar Ivan.

"Adapun tim dibagi menjadi dua klaster, yaitu ada di Jakarta Timur dan di daerah PIK. Kedua tim melaksanakan penggeledahan, baik badan, orang, tempat-tempat tertentu yang diduga menjadi tempat penyimpanan narkotika," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, enam orang di klaster PIK dan tiga orang di klaster Jakarta Timur dinyatakan positif menggunakan narkotika.

"Adapun hasil yang kami dapatkan, yaitu ditemukan ada enam orang dari klaster PIK yang positif menggunakan narkotika. Dan untuk klaster Jakarta Timur, terdapat tiga orang yang positif narkotika," ungkap Ivan.

"Dari kesembilan orang tersebut itu positif etomidate dan amfetamin atau sabu," sambungnya.

 

Ada Vape Etomidate

Selain memeriksa para pengunjung, petugas juga menemukan vape atau kartrid vape yang diduga mengandung etomidate. Sampel cairan dalam perangkat tersebut masih menjalani pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kandungannya.

"Ada (barang bukti), sedang dilakukan pengecekan juga di laboratorium. Berupa vape atau cartridge vape yang memang terindikasi cairan etomidate. Ini kita coba pastikan bahwa cairan tersebut mengandung etomidate di laboratorium," jelas Ivan.

Ivan mengatakan BNN masih melakukan pendalaman dan asesmen terhadap sembilan orang tersebut untuk menentukan apakah mereka merupakan pengguna narkotika atau terafiliasi dengan jaringan peredaran narkoba.

"Saat ini masih didalami, dilakukan asesmen oleh BNN RI apakah yang bersangkutan sebagai pengguna ataupun terafiliasi dengan jaringan narkotika," terang Ivan.

"Apabila hasil asesmen dari BNN RI yang bersangkutan adalah pengguna, maka kita wajib untuk melakukan rehabilitasi untuk mengobati mereka yang positif tersebut," imbuhnya.

Rekomendasi