Kebakaran Hutan: Kalimantan Tengah Catat 1.135 Titik Panas High Confidence

SiPongi mencatat Kalimantan Tengah memimpin dengan 1.135 titik panas berstatus high confidence dalam 24 jam; enam wilayah prioritas total 1.601 titik.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Kebakaran Hutan: Kalimantan Tengah Catat 1.135 Titik Panas High Confidence
Petugas pemadam kebakaran memadamkan kebakaran hutan pada lahan gambut seluas lebih dari 100 hektar) di Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia, Jumat, 31 Juli 2026. (AFP/ Reina)

Kalimantan Tengah mencatat jumlah titik panas (hotspot) berstatus high confidence terbanyak di antara wilayah prioritas kebakaran hutan dan lahan yang dipantau dalam 24 jam terakhir, mencapai 1.135 menurut Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) Kementerian Kehutanan.

Data SiPongi bersumber dari satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, dan menunjukkan sebaran titik panas di beberapa provinsi. Selain Kalimantan Tengah, jumlah titik panas berstatus high confidence tercatat di Sumatra Selatan 193, Kalimantan Barat 138, Kalimantan Selatan 99, Jambi 21, dan Kalimantan Timur 15. Riau tidak mencatat titik panas dalam kategori tersebut pada periode pemantauan yang sama.

Secara keseluruhan, enam wilayah prioritas yang dipantau mencatat 1.601 titik panas berstatus high confidence. Dari jumlah tersebut, Kalimantan Tengah menyumbang sekitar 70,9 persen.

SiPongi juga menampilkan hasil pemantauan berdasarkan tiga kelompok satelit dengan filter tingkat kepercayaan tinggi dalam periode 24 jam. Berdasarkan data tersebut, NASA-Terra/Aqua mendeteksi 1.210 titik panas berstatus high confidence, NASA-SNPP mencatat 120 titik panas, dan NASA-NOAA20 mendeteksi 454 titik panas dalam kategori yang sama. Status high confidence merupakan klasifikasi tingkat kepercayaan dalam deteksi titik panas melalui pemantauan satelit.

Untuk penanganan karhutla, Kementerian Kehutanan menyatakan mengerahkan 61 unit armada udara: 17 unit untuk patroli dan operasi modifikasi cuaca (OMC) serta 44 unit dialokasikan untuk water bombing. Dari total armada itu, 55 unit dikerahkan untuk enam provinsi prioritas, sementara enam unit lainnya digunakan untuk operasi water bombing di luar wilayah prioritas.

Kementerian menambahkan operasi melibatkan Manggala Agni Kemenhut bersama TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, masyarakat, dan para pihak terkait lainnya.

"Kalimantan Tengah 1.135 (hotspot)," tulis data dalam laman SiPongi, dikutip Rabu (14/10/2026).

"Tim gabungan terus melakukan penanganan Karhutla melalui pemadaman darat, water bombing, patroli udara, serta upaya pencegahan dan pengendalian di 6 wilayah prioritas (Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sumatra Selatan, Riau, dan Jambi)," tulis laman Instagram @kemenhut.

Rekomendasi