Seorang sopir taksi online, Ahmad Andalusi, menjadi korban begal di Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (6/10/2026). Ia mengaku ditusuk berkali-kali oleh pelaku saat mengantar penumpang dan berhasil menyelamatkan diri.
Kejadian bermula ketika Ahmad menerima pesanan melalui aplikasi. Setiba di titik jemput, orang yang menunggu adalah seorang pria yang tidak sesuai dengan identitas pemesan di aplikasi.
Awalnya ia menolak, namun setelah dimohon ia setuju mengantar ke kawasan Bambu Apus, Pamulang.
Sesampainya di lokasi tujuan, Ahmad menuturkan pelaku berpura-pura mengambil uang tunai dari kos sebelum kembali dan menyerang.
"Begitu sampai tujuan, alasannya mau mengambil uang tunai di kosannya. Saya tunggu sekitar 15 menitan. Begitu dia balik lagi ke mobil, langsung menyerang, langsung tusuk," kata Ahmad saat ditemui, Senin (12/10/2026).
Ahmad mengalami luka akibat senjata tajam di dalam mobil. Ia sempat melawan, namun kemudian ditendang hingga terjatuh dari kendaraan.
"Dia menendang saya dua kali di mobil, baru saya jatuh," ujarnya.
Setelah jatuh, ia berusaha menjauh untuk mencari pertolongan. Pelaku diduga mengejarnya dengan mobil milik Ahmad yang telah dibawa kabur. Menurut Ahmad, pelaku sempat berusaha menabraknya.
"Iya, benar. Sempat ditabrak kayak gitu. Untung saya buang badan," tuturnya.
Ia lalu berlari ke area permukiman yang ramai hingga warga keluar, dan pelaku meninggalkan lokasi. Dalam insiden itu, Ahmad kehilangan mobil, dompet, dan telepon genggam. Kendaraannya belakangan diamankan kepolisian.
"Sudah ditahan sama Polsek," katanya saat ditanya mengenai keberadaan mobil tersebut.
Advertisement
Tas Pelaku Berisi Sembilan Pisau
Ahmad menyebut menerima informasi dari polisi tentang temuan senjata tajam di dalam tas pelaku.
"Ditemukan di tasnya itu ada sembilan pisau. Memang bawa tas dia posisinya. Yang ditemukan sembilan pisau, tapi yang dipakai cuma dua, yang panjang sama yang bengkok," ungkapnya.
Keterangan mengenai jumlah dan jenis senjata tajam tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.
Peristiwa ini telah dilaporkan Ahmad ke Polsek Pamulang. Ia juga menyampaikan apresiasi atas penanganan petugas dan bantuan warga yang menolongnya.
Sebelumnya, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial AA (21) yang diduga melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap sopir taksi online di kawasan Pamulang.
Kanit 2 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Reza Arif Hadafi mengatakan, terduga pelaku memakai akun layanan taksi online atas nama perempuan untuk mengelabui korban. Ia juga diduga berencana menjual mobil dan telepon genggam milik Ahmad.