Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk memperkuat pendidikan, mulai dari bantuan bagi peserta didik hingga pembenahan sarana sekolah lewat program revitalisasi.
Ia menyebut perhatian khusus diberikan kepada siswa dari keluarga yang memenuhi persyaratan untuk menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).
"Jakarta adalah pemerintah yang memberikan perhatian secara khusus di bidang pendidikan. Maka kenapa hampir sebagian besar murid di Jakarta sekarang ini kalau dari keluarga yang memenuhi syarat pasti mendapatkan KJP (Kartu Jakarta Pintar)," kata Pramono usai meninjau renovasi SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10/2026).
Selain KJP untuk pelajar, mahasiswa yang memenuhi kriteria juga dapat mengakses bantuan melalui Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
"Itu yang menjadi prioritas utama di Jakarta," lanjut dia.
Pramono menilai dukungan pendidikan tidak cukup hanya dari sisi biaya. Menurutnya, sarana dan prasarana harus disiapkan dan dirawat agar proses belajar mengajar berjalan optimal. Ia mengapresiasi dukungan DPRD DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan dalam menyiapkan fasilitas, termasuk melalui program revitalisasi sekolah.
"Kemudian apa-apa yang perlu direvitalisasi programnya ada, kemudian diajukan kepada gubernur dan saya biasanya memutuskan dalam rapat terbatas, termasuk renovasi yang sekarang ini dilakukan, termasuk pengawasannya, termasuk kemudian bagaimana pemanfaatan gedung ini bisa berjalan dengan baik," ujar Pramono.
Advertisement
Soroti Perawatan Bangunan Sekolah
Pramono juga menekankan pentingnya pemeliharaan gedung setelah proses pembangunan atau renovasi selesai agar fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
"Jadi, hal yang berkaitan dengan revitalisasi gedung-gedung lama yang perlu diperbaiki bukan hanya di Jakarta Timur saja, melainkan juga semua wilayah lainnya," ucap Pramono.
Ia berharap melalui berbagai upaya tersebut, kualitas pendidikan di Jakarta semakin meningkat dan didukung fasilitas sekolah yang memadai.
Menurut QS Best Student Cities 2027, Jakarta berada di peringkat ke-117 dunia dan menjadi kota dengan posisi tertinggi di Indonesia. Yogyakarta menyusul tepat di bawahnya pada peringkat ke-118 dunia.
"Itu terbukti, yang selama ini Jakarta bukan nomor satu kota terdidik ya, kota pelajar, kota terdidik, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu se-Indonesia," jelas Pramono.