Kepolisian menangkap dua orang terkait kasus kematian Wakil Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Indonesia Kabanjahe, Asprina Surbakti (38). Asprina sebelumnya ditemukan tewas di dalam kamar mandi rumahnya di Kompleks J-Kesain, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat (25/9).
"Sudah (ditangkap)," ujar Kasi Humas Polres Karo, AKP Pedoman Maha kepada merdeka.com, Selasa (29/9).
Namun kepolisian belum bisa memerinci terkait dengan penangkapan tersebut. Kepolisian saat ini masih menyelidiki motif kedua terduga pelaku tega menghabisi nyawa Asprina.
"Nanti akan kami rilis, biar lengkapnya seperti apa," ujar Pedoman.
Advertisement
Kronologi Wakil Rektor IT&B Kabanjahe Ditemukan Tewas
Seperti diberitakan sebelumnya, Asprina ditemukan tewas dan diduga kuat menjadi korban pembunuhan dan pencurian lantaran mobil pribadi miliknya hilang di lokasi kejadian. Penemuan jasad korban diketahui setelah rekan-rekan sesama dosen merasa curiga lantaran Asprina tidak kunjung merespons panggilan telepon. Mereka kemudian meminta abang kandung korban bersama petugas sekuriti kompleks untuk memeriksa langsung rumah Asprina
Saat pintu dibuka, korban ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa di kamar mandi dengan kondisi mulut mengeluarkan darah. Selain itu, kendaraan roda empat milik korban dipastikan tidak berada di tempat.
"Untuk kepentingan penyidikan, jenazah AS sebelumnya telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna menjalani autopsi mendalam," ujar Pedoman.