Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik Mulai 1 Januari 2027

Pramono belum memerinci besaran tarif baru untuk kedua layanan tersebut.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik Mulai 1 Januari 2027
Untuk diketahui, sepanjang 2024, Transjakarta melayani 371,4 juta pelanggan dengan rata-rata lebih dari 1 juta pelanggan per hari. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek akan mengalami penyesuaian mulai 1 Januari 2027. Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

“1 Januari juga akan ada beberapa penyesuaian tarif harga untuk Transjakarta maupun Transjabodetabek,” kata Pramono acara puncak peringatan Hari Perhubungan Nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026, Jakarta Utara, Selasa (29/9/2026).

Meski memastikan penyesuaian tarif berlaku mulai awal 2027, Pramono belum memerinci besaran tarif baru untuk kedua layanan tersebut.

Menurut Pramono, tarif transportasi di Jakarta saat ini masih lebih rendah dibandingkan tarif transportasi di sejumlah daerah penyangga dalam kawasan megapolitan Jakarta.

 

Tarif Transjakarta Tak Naik 20 Tahun

Dia juga menyebut tarif Transjakarta telah sekitar 20 tahun tidak mengalami penyesuaian.

“Karena di Jakarta ini dibandingkan dengan semua daerah yang ada di penyangga, di megapolitan Jakarta, tarifnya paling murah. Tarifnya paling murah. Bahkan sudah 20 tahun tidak pernah ada penyesuaian tarif,” jelas Pramono.

Pramono mengatakan selama ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan subsidi transportasi, termasuk kepada masyarakat yang dinilai mampu.

Ke depan, subsidi tersebut akan dikurangi untuk kelompok masyarakat yang dianggap mampu. Kebijakan penyesuaian tarif kemudian akan berjalan beriringan dengan perluasan kelompok masyarakat yang memperoleh layanan transportasi gratis.

Jumlah golongan masyarakat yang mendapatkan tarif gratis di Jakarta juga akan ditambah, dari sebelumnya 15 menjadi 21 golongan.

Rekomendasi