Kondisi Terkini Erupsi Anak Krakatau dari KRI Lepu

Berdasarkan pemantauan dari KRI Lepu, erupsi masih terlihat melalui kepulan asap dan abu vulkanik.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Kondisi Terkini Erupsi Anak Krakatau dari KRI Lepu
Penampakan Terkini Anak Krakatau dari KRI Lepu. Foto: @bpbdlampung

Gunung Anak Krakatau masih mengalami erupsi pada Rabu (9/9/2026) pagi. Aktivitas tersebut terpantau secara langsung dari KRI Lepu 861 milik TNI AL dan melalui analisis citra RGB Himawari-9 pada pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan pemantauan dari KRI Lepu, erupsi masih terlihat melalui kepulan asap dan abu vulkanik. Material vulkanik teramati mencapai ketinggian 7.000 kaki atau sekitar 2,1 kilometer dari permukaan laut.

Sebaran abu bergerak ke arah barat laut dan mencakup sebagian wilayah Teluk Lampung.

"Kapal melakukan pendekatan ke kawasan Gunung Anak Krakatau untuk mendukung proses pemantauan kondisi secara visual dari laut," tulis BPBD Lampung melalui akun Instagram @bpbdlampung, Rabu (9/9/2026).

BPBD Lampung menyebut pendekatan kapal dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan serta kondisi aktivitas vulkanik.

 

Tujuan Pemantauan Langsung

Pemantauan tersebut juga telah mendapat izin dari pihak terkait dan dilaksanakan sesuai SOP serta ketentuan keselamatan yang berlaku.

Kegiatan itu bertujuan memperoleh gambaran terbaru mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau secara langsung. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar peningkatan kewaspadaan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi.

"Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendapatkan gambaran kondisi terkini Gunung Anak Krakatau sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pemantauan aktivitas vulkanik," tutup BPBD Lampung.

Pemantauan tersebut turut disaksikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, perwakilan BPBD Provinsi Lampung, Basarnas, serta Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Rekomendasi