Truk Ekspedisi Angkut Sepeda Listrik Hangus Terbakar di Tol Permai

Kejadian itu berawal saat truk boks yang melintas dari arah Pekanbaru menuju Kota Dumai.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Truk Ekspedisi Angkut Sepeda Listrik Hangus Terbakar di Tol Permai
Truk Ekspedisi Angkut Sepeda Listrik Hangus Terbakar di Tol Permai (Merdeka.com)

Truk Ekspedisi Angkut Sepeda Listrik Hangus Terbakar di Tol Permai 

Terlihat sejumlah barang ekspedisi hangus terbakar.

Sebuah truk ekspedisi JNE mengalami terbakar di jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) Sabtu (4/11). Terlihat sejumlah barang ekspedisi hangus terbakar.

"Iya benar truk JNE terbakar di Tol Permai. Kejadian pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB. Lokasi Jalan Tol Permai KM 57.00 Jalur A," ujar Kabag Binops Direktorat Lalulintas Polda Riau Kompol Irnanda Oktora

Menurut Nanda, truk tronton tersebut jenis Isuzu B 9228 PEV atau truk boks ekspedisi. Truk itu dikemudikan oleh sopir bernama Ahmad Jarkasih (40).

Menurut Nanda, truk tronton tersebut jenis Isuzu B 9228 PEV atau truk boks ekspedisi. Truk itu dikemudikan oleh sopir bernama Ahmad Jarkasih (40).<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Truk Isuzu tronton boks itu ekspedisi bermuatan sepeda listrik, buku wing kiri, kain, kasur hingga knalpot motor. Sopirnya Ahmad Jarkasih," ucap Nanda.

Kejadian itu berawal saat truk boks yang melintas dari arah Pekanbaru menuju Kota Dumai.

Saat di kilometer 57, sopir truk mencium bau tak sedap dari boks yang diangkut. Ternyata bau itu bersumber dari kebakaran di dalam boks.

"Si sopir mencium adanya bau asap dari boks, lalu dia berhenti di bahu jalan. Kemudian sopir membuka boks itu dan terlihat barang-barang di dalamnya terbakar," jelas Nanda.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kemudian petugas tol dan kepolisian datangke lokasi untuk melakukan identifikasi. Polisi menduga kebakaran itu diduga datang dari sepeda listrik yang ada di dalam boks. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Dugaan awal api berasal dari sepeda listrik yang ada di dalam boks. Tapi tidak ada korban jiwa dan api telah padam," pungkas Nanda.

Rekomendasi