Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Ketog Semprong Festival di Desa Candikuning, Tabanan. Festival ini merupakan perayaan lebaran ketupat yang diselenggarakan oleh umat Muslim setempat di Kebun Raya Bedugul. Giri Prasta menegaskan bahwa kegiatan tersebut sangat sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
Menurut Wagub Giri Prasta, Ketog Semprong Candikuning merefleksikan nilai-nilai luhur dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Perayaan ini mencakup berbagai aspek kerthi, dari Atma Kerthi hingga Jagat Kerthi, yang diwujudkan dalam tradisi umat Muslim. Kegiatan ini menjadi simbol nyata dari persatuan dan pelestarian budaya di Pulau Dewata.
Ketog Semprong, yang berarti tumpah ruah dalam bahasa Bali, menjadi ajang silaturahmi akbar. Ribuan umat Muslim berkumpul untuk makan bersama dan menampilkan beragam pelestarian budaya. Festival ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai Nangun Sat Kerthi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Desa Candikuning.
Advertisement
Advertisement
Harmoni Lintas Iman di Balik Ketog Semprong Candikuning
Wagub Giri Prasta menekankan pentingnya menjaga Bali sebagai tanggung jawab bersama, termasuk peran "nyama selam" atau saudara Muslim di Bali. Khususnya di Desa Candikuning, yang dikenal sebagai salah satu kampung Muslim besar yang berkembang secara turun temurun. Keberadaan mereka menjadi bukti nyata keragaman di Bali.
Asal-usul nama Bedugul sendiri menjadi bukti kuat harmoni yang telah terjalin lama. Konon, Bedugul merupakan gabungan dari kata "bedug", alat musik khas umat Muslim, dan "kulkul", kentongan tradisional masyarakat Bali. Ini menunjukkan perpaduan budaya yang kaya di kawasan wisata favorit ini, memperkuat semangat kebersamaan.
Semangat kebersamaan terlihat jelas dalam pelaksanaan Ketog Semprong Candikuning. Anak-anak, remaja, hingga orang tua "nyama selam" turut serta aktif dalam festival ini. Ini mencerminkan persatuan yang kuat di tengah masyarakat multikultural yang hidup berdampingan secara damai.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk Pelestarian Budaya
Wagub Giri Prasta menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk mendukung festival ini secara berkelanjutan. Kegiatan Ketog Semprong akan dimasukkan ke dalam kalender acara rutin Pemprov Bali setiap tahun. Dukungan pendanaan juga akan difasilitasi oleh Pemprov Bali, memastikan kelangsungan acara.
Tokoh Kampung Islam Candikuning, Ariel Dimitri Azkacetta, menjelaskan esensi Ketog Semprong sebagai kearifan lokal. Festival ini bertujuan menjaga kerukunan melalui silaturahmi akbar, menciptakan ruang pertemuan penting antara masyarakat dan pemimpin. Ini memperkuat ikatan sosial dan komunikasi dua arah.
Ketog Semprong Candikuning juga merupakan wujud kolaborasi antara generasi tua dan muda, serta antara sektor swasta dan pemerintah. Semangat "menyama braya" antara "nyama selam" dan "nyama Bali" sangat terasa, bahkan melalui penampilan kesenian Bali dalam setiap penyelenggaraan acara. Ini menunjukkan integrasi budaya yang harmonis.
Advertisement
Sebagai bentuk dukungan konkret, Wagub Giri Prasta secara pribadi menyerahkan sumbangan sebesar Rp50 juta. Ia juga berpesan agar umat Muslim Desa Candikuning terus menjaga kelestarian dan keasrian kawasan pariwisata Bedugul. Hal ini penting agar warisan budaya dan alam ini dapat dinikmati generasi mendatang.
Advertisement
Candikuning: Jantung Harmoni Wisata Bedugul
Ariel Dimitri Azkacetta menambahkan, kegiatan ini bukan hanya silaturahmi antar keluarga atau warga, tetapi juga platform untuk mewujudkan janji menjadi realisasi bersama. Ini menunjukkan dampak positif festival terhadap pembangunan komunitas dan pencapaian tujuan bersama. Kolaborasi adalah kunci utama.
Senada dengan arahan Wagub Giri, Ariel mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan. Hal ini krusial untuk mendukung kondusivitas kawasan Bedugul sebagai destinasi wisata unggulan. Desa Candikuning memiliki peran sentral sebagai jantung kawasan wisata tersebut, sehingga kerukunan sangat vital.
Masyarakat Ketog Semprong Candikuning berharap adanya perhatian proporsional dari pemerintah daerah untuk terus memperkuat harmoni. Dukungan ini diharapkan dapat terus meningkatkan potensi wisata di Bedugul dan menjaga keunikan budaya. Kehadiran Wagub Giri Prasta mengingatkan bahwa Bali dibangun oleh orang-orang suci, menjadikan menjaga keutuhan Bali tanggung jawab bersama.
Advertisement
Sumber: AntaraNews