Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan rasa syukurnya atas viralnya sebuah Video Viral DLH DKI yang menampilkan dugaan aktivitas pembuangan sampah ke Kali Pesanggrahan. Video tersebut, yang beredar luas di media sosial, menjadi sorotan publik dan memicu reaksi cepat dari pihak terkait. Kejadian ini terjadi di kawasan TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, dan menarik perhatian banyak pihak.
Pramono Anung menegaskan bahwa insiden ini, alih-alih membuatnya sedih, justru menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah provinsi. Ia melihat viralnya Video Viral DLH DKI sebagai kesempatan berharga untuk segera mengambil keputusan strategis. Keputusan tersebut bertujuan untuk mengatasi masalah penampungan sampah sementara yang kurang efisien dan berisiko.
Menanggapi Video Viral DLH DKI, Pramono Anung secara langsung memutuskan untuk tidak lagi mengizinkan keberadaan tempat penampungan sampah sementara yang serupa. Langkah ini diambil guna memperbaiki manajemen pengelolaan sampah di ibu kota. Tujuannya adalah menciptakan sistem yang lebih teratur dan bertanggung jawab demi lingkungan yang lebih bersih.
Advertisement
Advertisement
Respons Gubernur DKI Jakarta Terhadap Video Viral DLH DKI
Pramono Anung secara terbuka menyampaikan terima kasih atas viralnya Video Viral DLH DKI yang memperlihatkan kendaraan pengangkut sampah. Ia menilai kejadian di Pesanggrahan tersebut menjadi pemicu penting untuk perbaikan tata kelola sampah. Menurutnya, insiden ini justru membawa dampak positif bagi kebijakan lingkungan di Jakarta.
Gubernur Pramono Anung menjelaskan bahwa tempat pembuangan sampah sementara seperti yang terlihat dalam Video Viral DLH DKI dinilai tidak efisien. Pengelolaan TPS semacam itu juga dianggap cukup sulit dengan biaya operasional yang tinggi. Oleh karena itu, ia meminta agar tidak ada lagi tempat penampungan sementara serupa di masa mendatang.
Keputusan ini diambil sebagai respons cepat terhadap Video Viral DLH DKI yang menjadi perhatian publik. Pramono Anung berharap kebijakan baru ini dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah. Langkah ini juga diharapkan dapat mencegah terulangnya insiden serupa di kemudian hari.
Advertisement
Advertisement
Klarifikasi Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Mengenai Video Viral DLH DKI
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah memberikan klarifikasi terkait Video Viral DLH DKI yang beredar di media sosial Threads. DLH memastikan bahwa tidak ada aktivitas pembuangan sampah langsung ke Kali Pesanggrahan. Mereka menjelaskan bahwa rekaman tersebut menunjukkan operasional resmi penanganan sampah badan air.
Kepala Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPSBA) DLH DKI Jakarta, Dadang Cahya Rusdiana, menegaskan bahwa lokasi dalam Video Viral DLH DKI merupakan titik emplacement atau penampungan sementara resmi milik UPSBA yang berlokasi di blok khusus TPU Tanah Kusir. Aktivitas yang terekam adalah bagian dari proses penampungan sampah dari badan air.
Dadang menjelaskan bahwa seluruh operasional di lokasi tersebut terkontrol dengan baik, dilengkapi alat berat dan pengangkutan rutin setiap hari ke emplasmen Perintis. Titik ini berfungsi sebagai lokasi transit sampah yang diangkut dari sungai dan waduk di wilayah Kecamatan Pesanggrahan dan Kebayoran Lama.
Advertisement
Setelah melalui proses pemilahan, sampah kemudian dipindahkan menggunakan truk tiper kecil menuju emplasmen Perintis untuk dilakukan pemilahan lanjutan oleh petugas. Sampah residu selanjutnya diangkut menggunakan truk besar dengan bantuan alat berat, sebelum dikirim ke TPST Bantargebang untuk pengolahan lebih lanjut.
Sumber: AntaraNews