PT Hutama Karya (Persero) melaporkan adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan di ruas Tol Betung-Tempino-Ness Jambi. Kenaikan ini terjadi sepekan menjelang periode Lebaran 2026, menandakan dimulainya arus mudik lebih awal.
Jumlah kendaraan yang melintas mencapai 10.528 unit per hari, menunjukkan kenaikan sebesar 25,35 persen dibandingkan trafik normal yang hanya 7.860 kendaraan. Peningkatan ini didominasi oleh para pemudik yang memilih untuk berangkat lebih awal.
Peningkatan ini menjadi indikator awal mobilitas masyarakat yang tinggi, khususnya menjelang libur panjang Lebaran. Kondisi ini juga seiring dengan rencana pemberlakuan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16 Maret 2026, yang mendorong masyarakat untuk memulai perjalanan lebih dini.
Advertisement
Advertisement
Lonjakan Trafik di Ruas Tol Betung-Tempino-Ness Jambi
Plh EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, menyatakan bahwa pihaknya secara berkelanjutan memantau perkembangan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Pemantauan ini mencakup ruas-ruas vital seperti di Jambi, seiring dengan mulai berlangsungnya pergerakan mudik Lebaran 2026.
Pada periode 14 Maret 2026, PT Hutama Karya mencatat bahwa trafik kendaraan terpantau mengalami peningkatan yang sangat mencolok. Kenaikan ini khususnya terjadi pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan, termasuk di wilayah Jambi yang menjadi jalur penting.
Hamdani menjelaskan, “PT Hutama Karya mencatat jumlah kendaraan melintasi Tol Betung – Tempino – Jambi sepekan menjelang Lebaran tercatat 10.526 kendaraan atau naik 25,35 persen, dominan pemudik,”. Angka ini jauh melampaui trafik normal yang hanya 7.860 kendaraan per hari, menunjukkan antusiasme pemudik.
Advertisement
Advertisement
Antisipasi Puncak Mudik dan Dampak Kebijakan WFA
Kondisi peningkatan trafik ini secara jelas menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh signifikan menjelang periode puncak mudik Lebaran 2026. Fenomena ini diperkirakan akan semakin tinggi menjelang diberlakukannya kebijakan Work From Anywhere (WFA) oleh pemerintah pada 16 Maret 2026. Kebijakan ini memungkinkan lebih banyak orang untuk memulai perjalanan mudik tanpa terikat jam kerja kantor.
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi di seluruh JTTS tercatat mencapai 135.924 kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan substansial sebesar 31,16 persen dibandingkan dengan trafik normal yang biasa tercatat.
Peningkatan tersebut mencerminkan mulai meningkatnya pergerakan masyarakat yang melakukan perjalanan lebih awal menjelang libur Lebaran untuk menghindari kemacetan puncak. PT Hutama Karya berkomitmen penuh untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan melalui pemantauan berkelanjutan serta persiapan operasional yang matang.
Advertisement
Sumber: AntaraNews