Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) telah meluncurkan sebuah inovasi signifikan berupa alat pembelajaran Al-Quran bernama IQRO Elektronik. Teknologi ini dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran Braille bagi penyandang disabilitas tunanetra. Tujuannya adalah menghadirkan metode belajar yang lebih mudah dan interaktif, mendorong kemandirian dalam proses pembelajaran.
Inovasi mutakhir ini dikembangkan oleh tim mahasiswa Unimed yang beranggotakan Aldino sebagai ketua tim, Raudhatul Jannah, dan Andira. Mereka bekerja di bawah bimbingan dosen Unimed, Asna Istikmalatul Muktamaroh, yang memberikan arahan dan dukungan dalam pengembangan proyek ini. Kolaborasi ini menunjukkan potensi besar dalam menciptakan solusi teknologi untuk masalah sosial.
IQRO Elektronik merupakan alat bantu belajar Al-Quran Braille dasar yang memadukan huruf Braille dengan tombol taktil elastomer. Keunggulan utama alat ini adalah kemampuannya mengeluarkan suara pelafalan saat tombol ditekan, memberikan umpan balik audio langsung kepada pengguna. Pendekatan ini memastikan proses belajar menjadi lebih akurat dan mandiri bagi para tunanetra.
Advertisement
Advertisement
Mengenal IQRO Elektronik: Inovasi untuk Akses Al-Quran Lebih Inklusif
IQRO Elektronik hadir sebagai solusi inovatif untuk mengatasi tantangan yang sering dihadapi penyandang tunanetra dalam belajar membaca Al-Quran Braille. Menurut Aldino, ketua tim pengembang, titik-titik Braille yang kecil dan mudah aus sering kali sulit dirasakan, menyebabkan bacaan menjadi kurang akurat. Alat ini dirancang untuk mengatasi masalah tersebut dengan teknologi canggih.
Konsep dasar IQRO Elektronik adalah memadukan pengalaman taktil dengan umpan balik audio. Pengguna tidak hanya meraba titik Braille, tetapi juga langsung mendengar pelafalan yang benar saat menekan tombol taktil elastomer. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memverifikasi ketepatan pelafalan sesuai dengan huruf Braille yang diraba, sehingga meningkatkan akurasi dan kepercayaan diri dalam belajar.
Materi pembelajaran yang terintegrasi dalam IQRO Elektronik disusun secara bertahap dan sistematis. Dimulai dari pengenalan huruf hijaiah Braille, harakat seperti fathah, kasrah, dan dhammah, hingga materi lanjutan seperti mad dasar, sukun, tanwin, dan tasydid. Bahkan, alat ini juga menyediakan latihan membaca penggalan ayat Al-Quran Braille, mempersiapkan pengguna untuk mushaf Braille konvensional.
Advertisement
Advertisement
Dampak Positif dan Implementasi di Sumatera Utara
Implementasi program IQRO Elektronik telah dilakukan secara rutin sejak 22 Desember 2025 hingga 27 Februari 2026. Lokasi utama implementasi adalah di Sekretariat Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Sumatera Utara. Selama periode uji coba ini, inovasi tersebut telah dimanfaatkan oleh puluhan peserta dari berbagai kelompok usia, menunjukkan penerimaan yang positif dari komunitas.
Berdasarkan hasil implementasi, Buku Iqronic dan modul pembelajaran yang menjadi bagian dari program ini menunjukkan jangkauan yang luas. Sekitar 45 persen dari total 150 kartu keluarga yang terdaftar di DPD Pertuni Sumut telah merasakan manfaatnya. Ini berarti sekitar 80 anggota Pertuni, mulai dari anak-anak hingga lansia, telah merasakan kemudahan dan efektivitas media pembelajaran ini.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara teknologi dan kepedulian sosial dapat menghadirkan solusi nyata. IQRO Elektronik tidak hanya sekadar alat, tetapi juga jembatan yang menghubungkan penyandang tunanetra dengan literasi Al-Quran yang lebih inklusif. Proses belajar yang interaktif dan mandiri menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Program dan Proyeksi Pengembangan Masa Depan
Pengembangan IQRO Elektronik merupakan bagian dari program kompetisi sosial-preneurship berbasis teknologi digital. Program ini diinisiasi oleh Telkom Indonesia dan Telkom University, bekerja sama dengan Danantara, menunjukkan komitmen terhadap inovasi yang berdampak sosial. Inisiatif ini mendorong mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menciptakan inovasi berkelanjutan yang mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan.
Melihat potensi besar dan dampak positif yang telah dihasilkan, tim pengembang memiliki rencana ambisius untuk memperluas distribusi IQRO Elektronik. Ke depan, alat ini diharapkan dapat menjangkau berbagai daerah di Sumatera Utara. Target distribusi meliputi sekolah luar biasa (SLB), pesantren, sekolah inklusi, serta lembaga keagamaan seperti Kementerian Agama dan Baznas.
Melalui inovasi ini, mahasiswa Unimed telah membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi alat yang ampuh untuk meningkatkan literasi dan inklusivitas. IQRO Elektronik tidak hanya sekadar membantu tunanetra belajar Al-Quran, tetapi juga menjadi simbol harapan akan masa depan yang lebih aksesibel dan setara bagi semua lapisan masyarakat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews