Pemkab Batang Kucurkan Rp1,8 Miliar untuk Revitalisasi Islamic Center Batang

Pemerintah Kabupaten Batang mengalokasikan Rp1,8 miliar untuk Revitalisasi Islamic Center Batang, memastikan fasilitas keagamaan ini berfungsi optimal bagi masyarakat dan calon jemaah haji.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Batang Kucurkan Rp1,8 Miliar untuk Revitalisasi Islamic Center Batang
Pemerintah Kabupaten Batang mengalokasikan Rp1,8 miliar untuk Revitalisasi Islamic Center Batang, memastikan fasilitas keagamaan ini berfungsi optimal bagi masyarakat dan calon jemaah haji. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengalokasikan dana sebesar Rp1,8 miliar untuk revitalisasi dan pemeliharaan Islamic Center Batang (ICB). Anggaran ini bertujuan mengoptimalkan fungsi bangunan sebagai pusat aktivitas keagamaan masyarakat luas. Langkah strategis ini diambil guna memastikan fasilitas tersebut dapat melayani kebutuhan umat secara maksimal.

Wakil Bupati Batang, Suyono, menyatakan bahwa dana tersebut akan difokuskan pada pembangunan fasilitas baru serta perbaikan sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan. Perbaikan ini sangat mendesak mengingat beberapa titik atap bangunan ICB ditemukan bocor. Kondisi tersebut diduga akibat kurangnya perawatan intensif sejak awal pembangunan.

Selain perbaikan fisik, pemerintah daerah juga menyisihkan dana tambahan sebesar Rp50 juta dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026. Dana ini dialokasikan khusus untuk pengadaan perangkat penunjang kegiatan seperti sistem tata suara dan mikrofon. Tujuannya adalah mendukung kelancaran berbagai acara keislaman yang diselenggarakan di ICB.

Optimalisasi Fungsi dan Perbaikan Infrastruktur Islamic Center Batang

Revitalisasi Islamic Center Batang menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Batang. Anggaran sebesar Rp1,8 miliar dialokasikan untuk memastikan fasilitas ini dapat berfungsi optimal. Fokus utama adalah pembangunan fasilitas baru dan perbaikan infrastruktur yang rusak. Hal ini penting agar ICB dapat melayani berbagai kegiatan keagamaan masyarakat.

Wakil Bupati Batang, Suyono, menyoroti kondisi bangunan yang memerlukan perhatian serius. “Kami menemukan beberapa titik atap bangunan yang bocor,” ungkapnya. Suyono menambahkan, “Diduga hal ini terjadi karena sejak awal pembangunan belum pernah ada perawatan intensif dari pihak terkait.” Perbaikan ini diharapkan dapat mengatasi masalah kebocoran dan kerusakan lainnya.

Selain perbaikan fisik, Pemkab Batang juga mengalokasikan dana tambahan Rp50 juta dari APBD Perubahan 2026. Dana ini khusus untuk pengadaan perangkat penunjang seperti sistem tata suara dan mikrofon. Perangkat ini krusial untuk mendukung kelancaran acara keislaman. Dengan demikian, kualitas penyelenggaraan kegiatan di ICB akan meningkat.

Suyono menegaskan komitmen pemerintah untuk memaksimalkan pemanfaatan ICB. “Kami ingin ICB dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” ujarnya. Pemanfaatan tersebut mencakup pelaksanaan salat berjemaah, manasik haji, hingga berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Ini menunjukkan visi pemerintah untuk menjadikan ICB pusat kegiatan umat.

Peran Strategis Islamic Center Batang bagi Kemajuan Umat

Keberadaan Islamic Center Batang memiliki nilai strategis yang signifikan bagi masyarakat. Lokasinya di ujung timur Kabupaten Batang menjadikannya pusat layanan penting. ICB mampu memfasilitasi warga sekitar serta menjadi simpul efisiensi bagi kegiatan keumatan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Batang, Suyono.

Suyono menjelaskan, “Keberadaan Islamic Center yang berada di ujung timur Kabupaten Batang ini memiliki nilai strategis.” Ia melanjutkan, “Karena dapat memfasilitasi layanan warga sekitar dan mampu menjadi simpul efisiensi bagi pelaksanaan kegiatan keumatan yang melibatkan peserta dari berbagai desa.” Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya lokasi ICB.

Pembangunan Islamic Center Batang merupakan realisasi dari aspirasi panjang masyarakat. Terutama warga Desa Banyuputih, yang telah menantikan fasilitas ini. “Pembangunan Islamic Center Batang merupakan jawaban atas aspirasi warga yang telah lama dinantikan terutama masyarakat Desa Banyuputih,” kata Suyono. Ini menunjukkan respons pemerintah terhadap kebutuhan warga.

Saat ini, Islamic Center Batang telah rutin digunakan untuk beragam agenda keagamaan. Salah satunya adalah bimbingan ibadah bagi calon jemaah haji asal daerah setempat. “Bangunan tersebut sudah rutin digunakan untuk berbagai agenda termasuk bimbingan ibadah bagi calon jemaah haji asal daerah setempat,” jelas Suyono. Ini membuktikan bahwa ICB sudah aktif dan bermanfaat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi