Komisi VII DPR RI mendesak TVRI, RRI, dan Kantor Berita ANTARA untuk menjalin kolaborasi strategis dalam menyemarakkan gelaran Piala Dunia 2026. Permintaan ini disampaikan dalam sebuah rapat kerja yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi warisan berharga yang nantinya ditinggalkan oleh ketiga media massa tersebut.
Wakil Ketua Komisi VII DPR, Evita Nursanty, memimpin rapat penting ini bersama pimpinan TVRI, RRI, dan ANTARA pada Jumat lalu. Ia menekankan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia 2026 harus meninggalkan dampak positif bagi bangsa. Tujuannya adalah agar masyarakat Indonesia bisa menikmati siaran gratis dan liputan yang memadai dari turnamen akbar ini.
TVRI, sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026, tidak mungkin berdiri sendiri dalam menyukseskan acara ini. Oleh karena itu, dukungan penuh dari “saudaranya” seperti RRI dan ANTARA sangat diperlukan. Kolaborasi ini krusial untuk memastikan antusiasme Piala Dunia tidak hanya terasa di luar negeri, tetapi juga menggema di seluruh pelosok Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Sinergi Media Publik untuk Hak Siar Gratis
Evita Nursanty menegaskan bahwa kolaborasi antara TVRI, RRI, dan ANTARA harus terjalin kuat dalam tiga bulan tersisa sebelum Piala Dunia dimulai. Ajang sepak bola terbesar dunia ini akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ia tidak ingin gelaran akbar ini sepi di Indonesia, meskipun ramai di negara penyelenggara.
Anggota dewan juga menyoroti potensi munculnya keluhan dari masyarakat jika tidak dapat menikmati siaran pertandingan Piala Dunia. Oleh karena itu, sinergi ketiga lembaga penyiaran publik ini menjadi kunci utama. Tujuannya adalah untuk memastikan akses yang merata dan tanpa hambatan bagi seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air.
TVRI yang telah mengamankan hak siar gratis memiliki tanggung jawab besar untuk mendistribusikan tayangan ini secara luas. Dengan dukungan RRI, informasi dan siaran pertandingan dapat menjangkau lebih banyak pendengar di berbagai daerah. Kolaborasi ini penting untuk memenuhi harapan publik akan akses gratis terhadap tayangan olahraga bergengsi.
Advertisement
Advertisement
Peran ANTARA dalam Liputan Komprehensif Piala Dunia 2026
Komisi VII DPR juga memberikan dukungan penuh kepada Kantor Berita ANTARA untuk menyediakan stok foto-foto pertandingan Piala Dunia 2026. Hal ini akan sangat membantu media massa lain yang mungkin tidak memiliki anggaran untuk mengirim fotografer mereka ke lokasi. ANTARA diharapkan menjadi sumber utama visual dari ajang tersebut.
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar, menyatakan kesiapan lembaganya untuk turut serta dalam membangun demam Piala Dunia 2026. Salah satu langkah konkret adalah mengirimkan langsung wartawan untuk meliput dari tiga negara penyelenggara. Liputan komprehensif ini bertujuan untuk memberikan informasi yang mendalam dan akurat kepada publik.
Selain itu, ANTARA juga akan menyediakan liputan khusus multiplatform dan mikrosite interaktif Piala Dunia 2026. Inisiatif ini akan memungkinkan masyarakat mengakses berita, foto, dan informasi terkait secara lebih dinamis. Melalui liputan ini, ANTARA juga berencana menyisipkan pesan-pesan positif kenegaraan di sela-sela informasi sepak bola.
Advertisement
Sumber: AntaraNews