Sebanyak 200 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tercatat menghantui masyarakat Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Mereka tersebar dalam beberapa kelompok kecil.
Demikian diungkap Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani. Mereka kerap menebar teror yang menyasar warga sipil termasuk pilot, sopir serta pekerja bangunan sekolah.
"Dari laporan yang diterima bahwa anggota KKB di Yahukimo tersebar dalam kelompok kecil dan sering melakukan aksi penyerangan dan penembakan," ujarnya di Papua, Senin (16/2).
Dia menyebut sejak Januari tercatat 23 kasus kekerasan yang diduga dilakukan KKB dengan pola aksi yang dinilai bertujuan menunjukkan eksistensi dan menarik perhatian.
"Negara tidak boleh kalah oleh teror yang dilakukan KKB sehingga Satgas Damai Cartenz memastikan melakukan penegakan hukum yang dilakukan secara profesional, terukur, dan berbasis alat bukti, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil," ujar Faizal.
Advertisement
Penembakan Smart Air
Sementara itu, terkait penegakan hukum terhadap pelaku penembakan pesawat Smart Air di Korowai yang terjadi Rabu (11/2), Faizal mengatakan dalam pelaksanaannya dilakukan secara terintegrasi dengan pendekatan preventif dan preemtif guna menjamin stabilitas keamanan di wilayah terdampak.
Advertisement
Satgas Fokus Pastikan Keamanan Masyarakat
Satgas Damai Cartenz, kata dia, tidak hanya fokus terhadap pengejaran kepada pelaku, tetapi juga memastikan masyarakat tetap merasa aman dan aktivitas penerbangan perintis bisa berjalan.
"Pengamanan di lapangan terbang, penguatan patroli, serta koordinasi lintas satuan terus ditingkatkan agar ruang gerak kelompok bersenjata semakin terbatas," kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani. Seperti dikutip Antara.