Banjir Lumpuhkan Akses Transportasi di Lubuk Besar Bangka Tengah, Warga Diminta Waspada

Intensitas hujan tinggi menyebabkan banjir melumpuhkan akses transportasi di Lubuk Besar Bangka Tengah. Ketinggian air mencapai dada orang dewasa, merendam jalan dan puluhan rumah warga, serta memicu imbauan kewaspadaan dari pemerintah daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Banjir Lumpuhkan Akses Transportasi di Lubuk Besar Bangka Tengah, Warga Diminta Waspada
Intensitas hujan tinggi menyebabkan banjir melumpuhkan akses transportasi di Lubuk Besar Bangka Tengah. Ketinggian air mencapai dada orang dewasa, merendam jalan dan puluhan rumah warga, serta memicu imbauan kewaspadaan dari pemerintah daerah. (AntaraNews)

Banjir merendam ruas jalan Desa Lubuk Lingkuk, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Jumat (9/1). Kejadian ini diakibatkan tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari terakhir.

Sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan terus meningkat, menyebabkan air meluap ke badan jalan dan permukiman warga. Ketinggian air dilaporkan mencapai dada orang dewasa, mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, meninjau langsung lokasi banjir didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Tengah beserta tim tanggap bencana. Beliau mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati mengingat kondisi cuaca ekstrem.

Dampak dan Penanganan Banjir di Lubuk Lingkuk

Akibat kejadian tersebut, akses transportasi dari Desa Lubuk Lingkuk menuju ibu kota Kecamatan Lubuk Besar lumpuh total. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas di lokasi banjir, menghambat mobilitas warga.

Selain merendam ruas jalan utama, banjir juga menggenangi puluhan rumah warga. Hingga sore hari, hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur wilayah setempat, sehingga ketinggian air belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Bupati Algafry meminta pihak BPBD Bangka Tengah untuk melakukan penanganan cepat terhadap warga terdampak. Penanganan ini termasuk pendataan kerusakan dan kebutuhan mendesak masyarakat.

“Jika kondisi rumah sudah tidak memungkinkan untuk ditempati, warga kami minta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujar Algafry Rahman.

Kewaspadaan Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir Susulan

Kondisi cuaca ekstrem saat ini masih menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Bupati Algafry Rahman secara khusus mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Selain di Desa Lubuk Lingkuk, banjir juga terjadi di kawasan Jembatan Nibung. Lokasi ini merupakan jalan nasional penghubung Kabupaten Bangka Tengah dan Kabupaten Bangka Selatan.

Meskipun demikian, ketinggian air di Jembatan Nibung masih tergolong rendah, dan kendaraan masih dapat melintas dengan hati-hati. BPBD Bangka Tengah terus bersiaga dan memantau perkembangan cuaca.

Pemerintah daerah setempat juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat. Laporan ini penting untuk penanganan cepat akibat cuaca ekstrem yang berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi