Voice Note Terakhir Ervina ke WA Grup Keluarga Kasih Kabar Kantornya Gedung Terra Drone Kebakaran, Isinya Menyedihkan

Sebuah voice note terakhir dari korban kebakaran Gedung Terra Drone terdengar di grup keluarga sebelum komunikasi terputus.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Voice Note Terakhir Ervina ke WA Grup Keluarga Kasih Kabar Kantornya Gedung Terra Drone Kebakaran, Isinya Menyedihkan
Voice Note Terakhir Ervina ke WA Grup Keluarga Kasih Kabar Kantornya Gedung Terra Drone Kebakaran, Isinya Menyedihkan (Merdeka.com)

Pesan suara berdurasi singkat dari seorang karyawan yang terjebak dalam kebakaran Gedung Terra Drone menjadi rekaman terakhir yang diterima keluarganya sebelum korban dinyatakan meninggal dunia.

Voice note tersebut dikirim ke grup WhatsApp keluarga pada hari kejadian. Isi pesan suara itu terdengar lirih dan napas pengirimnya tergesa-gesa.

“Gua enggak tahu lagi ya. Sumpah ini gua dah.. Gua udah enggak bisa ngapa-ngapain, Dea, guys. Maaf banget gua dah enggak tahu lagi nih,” demikian isi pesan suara tersebut.

Pesan itu dikirim oleh Ervina (25), salah satu dari 22 korban meninggal dalam kebakaran Gedung Terra Drone.

Peristiwa ini disampaikan oleh kakak korban, Ferry, saat ditemui di halaman Rumah Duka RS Polri pada Rabu (10/12). Ayah korban, Endang Supandi, turut mendampingi dalam suasana duka.

Ferry mengatakan, sebelum voice note tersebut dikirim ke grup keluarga besar, Ervina lebih dulu menghubungi salah satu kakaknya.

“Chat ke kakanya dia menginformasikan kalau kantornya kebakaran,” ucap Ferry.

Tak lama setelah itu, pesan suara dikirim langsung oleh Ervina ke grup keluarga.

“Voice note dia langsung kirim di grup. Setelah itu saya ke TKP,” kata Ferry.

Ferry segera menuju ke lokasi kejadian. Namun, saat tiba sekitar pukul 14.00 WIB, ponsel Ervina sudah tidak bisa lagi dihubungi.

“Mungkin satu kondisi ruangan berasap. Kita enggak tahu di lapangan,” ujarnya.

Ervina Anak Bungsu

Ervina merupakan anak bungsu dari enam bersaudara dan telah bekerja di gedung tersebut hampir dua tahun. Saat kejadian, korban diketahui berada di lantai tiga. Keluarga memastikan tidak ada tanda atau firasat sebelum peristiwa terjadi.

“Karena kan saya beda rumah ya, kalau saya dapat dari informasi keluarga yang lain, enggak ada hal seperti yang bakal kejadian seperti itu, enggak ada, seperti biasa aja, normal,” ujar Ferry.

Jenazah Ervina direncanakan akan dimakamkan setelah seluruh keluarga berkumpul.

“Karena sejak kejadian sampai saat ini semua keluarga belum ketemu beliau,” ujar Ferry.

Rekomendasi