Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon bersama Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon telah mengambil langkah proaktif. Mereka memperketat pengawasan serta keamanan di area pelabuhan Ambon.
Langkah ini dilakukan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran arus kapal, penumpang, dan keamanan perairan di wilayah Maluku.
Koordinasi erat antara kedua instansi maritim ini menjadi kunci utama. Hal tersebut bertujuan menjaga situasi tetap aman, tertib, dan terkendali di tengah peningkatan aktivitas pelayaran.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Kodaeral IX dan KSOP Ambon untuk Keamanan Maritim
Komandan Kodaeral IX Ambon, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut. Pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan instansi maritim sipil dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut.
“Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus kapal, penumpang, serta keamanan perairan di wilayah Maluku,” kata Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas di Ambon, Sabtu, saat menerima kunjungan Kepala KSOP Kelas I Ambon.
Laksda Hanarko juga menyampaikan bahwa intensitas aktivitas pelayaran dan kepadatan di pelabuhan akan meningkat menjelang Nataru. “Karena itu, koordinasi antara Kodaeral dan KSOP menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap aman, tertib, dan terkendali,” ujarnya.
Advertisement
Kodaeral IX siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi personel maupun fasilitas, untuk memperkuat operasi KSOP. “Kodaeral IX akan selalu siap mendukung KSOP dalam mengawasi kegiatan operasional pelabuhan, menjaga kelestarian lingkungan, dan memastikan perairan Maluku tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Advertisement
Peningkatan Pengawasan dan Sistem Komunikasi Pelabuhan
Kepala KSOP Kelas I Ambon, Capt Mochamad Abduh, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari jajaran Kodaeral IX. Menurutnya, sinergi dengan TNI AL sangat penting dalam memastikan keamanan pelayaran.
Sinergi ini juga krusial untuk kelancaran bongkar muat, serta perlindungan lingkungan laut di kawasan pelabuhan. Peningkatan keamanan pelabuhan Ambon menjadi prioritas utama.
Selain memperkuat patroli gabungan, kedua instansi juga akan meningkatkan pengawasan terhadap kapal yang keluar-masuk area pelabuhan. Mereka juga membahas rencana peningkatan sistem komunikasi dan pelaporan cepat jika terjadi insiden di laut.
Advertisement
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh aspek keamanan pelabuhan, mulai dari aktivitas penumpang hingga pergerakan logistik, berjalan lancar selama masa Nataru,” kata Kepala KSOP Ambon. Pertemuan ini menegaskan semangat kolaborasi antara aparat militer dan otoritas pelabuhan dalam mendukung keamanan maritim nasional.
Sumber: AntaraNews