Fakta Unik: 66 Peserta Lolos Tiga Besar STQH Nasional Kendari, Siapa Saja Jagoanmu?

LPTQ Nasional mengumumkan 66 putra-putri terbaik berhasil lolos ke tiga besar Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional Kendari ke-28. Simak daftar nama dan cabang lombanya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: 66 Peserta Lolos Tiga Besar STQH Nasional Kendari, Siapa Saja Jagoanmu?
LPTQ Nasional mengumumkan 66 putra-putri terbaik berhasil lolos ke tiga besar Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional Kendari ke-28. Simak daftar nama dan cabang lombanya! (AntaraNews)

Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Nasional telah mengumumkan hasil seleksi ketat. Sebanyak 66 putra dan putri berhasil lolos ke babak tiga besar. Mereka akan melanjutkan perjuangan di ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional Ke-28.

Pengumuman penting ini disampaikan di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Para peserta telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai cabang lomba. Proses seleksi telah berlangsung melalui tahapan penyisihan hingga semifinal yang kompetitif.

Keberhasilan ini menandai langkah maju bagi para qari dan hafiz muda terbaik bangsa. Mereka akan bersaing memperebutkan gelar juara nasional. LPTQ Nasional memastikan hanya yang terbaik yang akan melaju ke tahap selanjutnya.

Finalis Karya Tulis Ilmiah Hadis (KITH) STQH Nasional Kendari

Cabang Karya Tulis Ilmiah dan Hadis (KITH) menjadi salah satu kategori bergengsi. Enam finalis, terdiri dari tiga putra dan tiga putri, telah memastikan tempat mereka. Mereka akan mempresentasikan hasil tulisan ilmiahnya di babak final.

Panitera KITH STQH Nasional Ke-28, Sahlul Fuad, menjelaskan mekanisme final. Menurutnya, "Nanti siapa yang nilai tertinggi itu gabungan dari hasil semifinal dan presentasi final. Jadi, tulisan dan presentasi digabungkan menjadi 100 persen, itu yang akan ditentukan juara."

Para finalis akan mempresentasikan tulisan selama lima menit. Kemudian, hakim akan memberikan pertanyaan selama 15 menit untuk menguji kedalaman tulisan mereka. Ini memastikan penilaian komprehensif terhadap kemampuan peserta di STQH Nasional Kendari.

  • Karya Tulis Ilmiah Hadis Putra:
    • Prananda Priyandan Mahmud (Kalimantan Timur), skor 92.00
    • Khaerul Umam (DKI Jakarta), skor 90.33
    • Arifin Hidayatullah (Kepulauan Bangka Belitung), skor 87.33
  • Tara Aqila Humayra (Kalimantan Timur), skor 91.17
  • Mutiara Andini (Kepulauan Bangka Belitung), skor 89.00
  • Alfi Hasanah (Riau), skor 88.33

Daftar Peserta Tiga Besar Cabang Tilawah STQH Nasional Kendari

Cabang Tilawah selalu menjadi magnet utama dalam setiap gelaran STQH Nasional Kendari. Para qari dan qariah terbaik dari berbagai provinsi telah menunjukkan keindahan suara mereka. Kategori ini terbagi menjadi beberapa kelompok usia, dari anak-anak hingga dewasa.

Persaingan ketat terjadi di setiap jenjang tilawah. Peserta harus menampilkan kemampuan membaca Al-Quran dengan tajwid dan lagu yang sempurna. Keberhasilan mereka di babak penyisihan menunjukkan kualitas yang sangat tinggi dan persiapan matang.

  • Tilawah Anak-Anak Putra:
    • Muhammad Murjani Alwi (Kalimantan Timur), skor 94.50
    • Ahmad Dzuriqoh Assyathir (Sumatera Selatan), skor 93.18
    • Muh Ammar Al Gazali (Sulawesi Tenggara), skor 93.00
  • Rabi'atul Ashfia (Kalimantan Selatan), skor 93.67
  • Sabilah Roudhatul Jannah (Sumatera Selatan), skor 93.49
  • Asri Wahyuni (Kalimantan Timur), skor 93.00
  • M. Fauji Ridwan (DKI Jakarta), skor 94.50
  • Habibi Rahman (Bali), skor 92.99
  • Ahmad Suaib (Kalimantan Barat), skor 92.17
  • Zulaikha (Kepulauan Riau), skor 93.00
  • Yanti Susanti (DKI Jakarta), skor 92.84
  • Lusiana Carli (Sumatera Selatan), skor 92.66

Pencapaian Gemilang di Cabang Hafalan Juz Al-Quran

Kategori hafalan Al-Quran, atau hifzh, juga menunjukkan prestasi luar biasa di STQH Nasional Kendari. Peserta bersaing dalam berbagai tingkatan hafalan, mulai dari 1 juz hingga 30 juz. Konsistensi dan ketelitian menjadi kunci utama dalam cabang ini.

Para hafiz dan hafizah telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menghafal kalamullah. Mereka tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami makna dan mampu melafalkannya dengan baik. Keberhasilan ini merupakan buah dari latihan yang panjang dan tekun.

  • 1 Juz dan Tilawah Putra:
    • Muhammad Najmi Alvaro (DKI Jakarta), skor 95.00
    • Fathir Zulfiyan Alfi (Jawa Timur), skor 94.17
    • Muhammad Alvino Dinofa Tirta (Banten), skor 94.16
  • Alfia Rohmah (Kalimantan Timur), skor 95.50
  • Haura Noor Shafiyya (Kalimantan Selatan), skor 95.00
  • Nujha Khairani (Sumatera Utara), skor 94.17
  • Muhammad Rifky Veroza Raditian (Kalimantan Timur), skor 96.75
  • Aljuanda Kurniansyah (Riau), skor 95.51
  • Azmi Muhammad Asyraf (DKI Jakarta), skor 94.84
  • Nita Rahmatiah (Kalimantan Timur), skor 97.00
  • Mufidhatul Husna (Kalimantan Selatan), skor 94.83
  • Khairatunnisa (DKI Jakarta), skor 94.59
  • Febrian Nur Hakim (Jawa Timur), skor 98.84
  • Tantowi Jauhari (Jawa Barat), skor 97.84
  • Muh. Rifaldi Almunawar Syamsu (Sulawesi Tenggara), skor 97.66
  • Salfa Aqila (Kepulauan Riau), skor 99.50
  • Nafisah Almais Aidiyah (DKI Jakarta), skor 98.66
  • Fadila (Kalimantan Timur), skor 98.50
  • Zaki Muhamad Alghoni (Jawa Barat), skor 98.83
  • Helfan Rusydi (Kalimantan Timur), skor 98.33
  • Muhammad Habibulhaq Al Hanif (Riau), skor 98.00
  • Fehima Najaha Asy Syarifah (Jawa Timur), skor 98.00
  • As. Syifa Insani Kamila (Sulawesi Tenggara), skor 97.33
  • Himmatul Ulya Raihana (DKI Jakarta), skor 97.33
  • Hafidz Adz Dzikri (DKI Jakarta), skor 98.00
  • Muhammad Hasbi Assidik (Kepulauan Riau), skor 97.67
  • Ach Farhan (Jawa Timur), skor 97.17
  • Aisyah Hanifah (Sumatera Selatan), skor 97.33
  • Nurul Zahra (Sumatera Barat), skor 97.33
  • Aliifah Khansaa' Dewi (Kalimantan Timur), skor 97.33

Prestasi di Cabang Bahasa Arab dan Hafalan Hadis

Selain tilawah dan hafalan Al-Quran, STQH Nasional Kendari juga menguji kemampuan peserta dalam Bahasa Arab dan hafalan Hadis. Cabang ini menuntut pemahaman mendalam terhadap teks-teks keagamaan. Para peserta telah menunjukkan penguasaan yang luar biasa dalam bidang ini.

Kategori hafalan hadis, baik dengan sanad maupun tanpa sanad, menjadi ajang pembuktian. Peserta harus mampu menghafal ratusan hadis dengan akurat dan memahami konteksnya. Ini menunjukkan komitmen mereka terhadap pelestarian ajaran Islam.

  • Bahasa Arab Putra:
    • Frayenda Delpestra (DKI Jakarta), skor 92.17
    • Muhammad Andi Saputra (Kalimantan Timur), skor 91.17
    • Ahmad Masyhun (Nusa Tenggara Barat), skor 91.01
  • Saudah Tsabita (Kalimantan Timur), skor 92.67
  • Mushlihah Jamaluddin (DKI Jakarta), skor 91.50
  • Arju Najla Karima (Jawa Barat), skor 90.34
  • Mohammad Syarhan (Kepulauan Riau), skor 95.50
  • Taufiq Hardiansyah (Sumatera Utara), skor 95.50
  • Yasin Albarr (Kalimantan Timur), skor 95.50
  • Aleya Silva Eka Putri (DKI Jakarta), skor 94.33
  • Nayya Melhanie Salsabila (Riau), skor 94.17
  • Fakhihatun Nizar Nazrullah (Kalimantan Timur), skor 93.50
  • Miftah Nurul Ma'arif (DKI Jakarta), skor 96.00
  • Muhammad Akhiruddin Nasution (Sumatera Utara), skor 95.74
  • Muhammad Abdul Aziz (Jawa Barat), skor 94.91
  • Hilyatul Aulia Dalimunthe (Sumatera Utara), skor 95.25
  • Iren Agustina (Sumatera Selatan), skor 95.09
  • Dedek Rahmah (DKI Jakarta), skor 94.4

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi