Timnas Futsal Indonesia berhasil meraih kemenangan telak 7-1 atas Tanzania dalam ajang AQUA Futsal Four Nations Cup 2025. Pertandingan ini berlangsung di GBK Basketball Hall, Jakarta, pada hari Kamis. Kemenangan ini didapatkan melalui performa dominan di babak pertama dan tambahan gol di babak kedua.
Meski demikian, pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyatakan ketidakpuasannya terhadap penampilan anak asuhnya. Ia menilai bahwa pertandingan tersebut bukanlah yang terbaik di bawah arahannya. Pernyataan ini cukup mengejutkan mengingat skor akhir yang sangat meyakinkan.
Souto menyoroti beberapa faktor yang menyebabkan performa tim kurang maksimal. Salah satunya adalah insiden kartu merah dan kurangnya waktu bermain bersama. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kesiapan Timnas Futsal Indonesia menjelang turnamen penting.
Advertisement
Advertisement
Evaluasi Pelatih Hector Souto: Kemenangan yang Tidak Memuaskan
Pelatih Hector Souto secara terang-terangan menyebut bahwa performa timnya belum memuaskan, meskipun berhasil mengalahkan Tanzania dengan skor 7-1. "Saya rasa, sebagai tim nasional, ini bukan pertandingan terbaik yang pernah kami mainkan di bawah arahan saya," kata Souto. Ia menambahkan bahwa pertandingan ini sulit dimainkan karena gaya bermain lawan yang tidak biasa.
Souto menganggap penampilan yang kurang memuaskan ini akibat Timnas Futsal Indonesia yang lama tak bermain bersama. "Jadi kami cenderung melakukan kesalahan. Selain itu, sudah lebih dari sebulan kami tidak bekerja sama, dan itu waktu yang sangat banyak," jelas pelatih asal Spanyol tersebut. Situasi ini tentu menjadi evaluasi penting bagi tim pelatih.
Pelatih juga mengomentari insiden kartu merah yang diterima Mochammad Iqbal pada menit ke-3, yang menurutnya tak seharusnya berbuah hukuman diusir dari lapangan. "Pertama, saya paham setiap orang bisa melakukan kesalahan, tetapi para pemain tidak boleh diusir keluar lapangan karena kami punya satu pemain yang menjaga gawang dan juga satu penjaga gawang di tengah, jadi itu seharusnya tidak menjadi kartu merah," tutur Souto.
Advertisement
Advertisement
Persiapan Menuju Laga Selanjutnya dan Turnamen Besar
Setelah pertandingan melawan Tanzania, Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi dua laga berat lainnya di AQUA Futsal Four Nations Cup. Mereka dijadwalkan bertemu Belanda pada hari Sabtu, dan Latvia pada hari Minggu. Menatap dua laga tersebut, Souto berharap permainan anak-anak asuhnya dapat menunjukkan peningkatan yang signifikan.
"Saya harap kami dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan besar secara keseluruhan, dan kemudian memasuki pertandingan dengan performa yang baik," kata Souto, pelatih yang pada tahun lalu mengantarkan Indonesia juara Piala AFF Futsal tersebut. Perbaikan performa menjadi fokus utama Timnas Futsal Indonesia.
Lebih lanjut, hal positif yang dipetik Souto dari pertandingan pertama ini adalah kebutuhan akan persiapan yang matang sebelum berlaga di dua turnamen besar. Turnamen tersebut adalah SEA Games pada Desember tahun ini dan juga Piala Asia Futsal 2026 pada Januari tahun depan. "Ini pesan yang bagus untuk kami karena jika kami ingin mempersiapkan diri untuk SEA Games dan AFC, memang benar kami butuh waktu untuk mempersiapkan diri," tutupnya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews