Fakta Menarik: Angka Stunting Anak di Donggala Turun 4,5 Persen, Ini Kunci Pemkab Ajak Warga Perhatikan Gizi

Pemerintah Kabupaten Donggala berhasil menurunkan angka stunting anak secara signifikan. Simak upaya Pemkab Donggala mengajak warga perhatikan gizi demi generasi sehat dan berdaya saing.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Menarik: Angka Stunting Anak di Donggala Turun 4,5 Persen, Ini Kunci Pemkab Ajak Warga Perhatikan Gizi
Pemerintah Kabupaten Donggala berhasil menurunkan angka stunting anak secara signifikan. Simak upaya Pemkab Donggala mengajak warga perhatikan gizi demi generasi sehat dan berdaya saing. (Merdeka.com)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), secara aktif mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih memperhatikan gizi anak-anak. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret dalam mencegah terjadinya gizi buruk dan kasus stunting anak di wilayah tersebut. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun fondasi kesehatan yang kuat bagi generasi penerus.

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menekankan pentingnya gerakan ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Salah satu program unggulan yang digalakkan adalah aksi bergizi yang menyasar sejumlah sekolah di Donggala. Program ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran akan pentingnya asupan gizi sejak usia dini.

Menurut Vera, aksi gizi ini merupakan intervensi pemerintah daerah yang berfokus pada kebiasaan sarapan sehat, konsumsi air putih yang cukup, edukasi gizi komprehensif, serta komunikasi efektif dengan berbagai pihak terkait. Tujuannya adalah menciptakan generasi yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di masa depan.

Strategi Pemkab Donggala dalam Penanganan Stunting Anak

Pemkab Donggala terus berinovasi dalam upaya penanganan stunting anak, salah satunya melalui program aksi bergizi. Program ini dirancang untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini di kalangan pelajar. Selain itu, pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin minum tablet tambah darah (TTD), dan rajin beraktivitas fisik juga menjadi fokus utama.

Bupati Vera Elena Laruni menegaskan bahwa kasus stunting dan anemia masih menjadi tantangan serius yang harus diatasi bersama di Donggala. Oleh karena itu, kesadaran anak-anak sekolah tentang pentingnya gizi seimbang untuk pertumbuhan optimal dan peningkatan prestasi belajar menjadi krusial. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan dapat mengubah perilaku dan pola makan.

Penanganan masalah gizi, khususnya stunting anak, tidak dapat dilakukan secara parsial. Vera menekankan bahwa dibutuhkan pendekatan terintegrasi yang melibatkan lintas sektor, mulai dari dinas kesehatan, pendidikan, hingga keluarga dan komunitas. Kolaborasi ini penting untuk memastikan setiap aspek gizi dan kesehatan anak terpenuhi secara holistik.

Gerakan aksi bergizi ini diharapkan menjadi langkah konsisten untuk membentuk kebiasaan sehat di kalangan pelajar. Lebih jauh, inisiatif ini juga mendukung upaya nasional dalam pencegahan stunting di daerah. Dengan demikian, Donggala berkontribusi aktif dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.

Penurunan Signifikan Angka Stunting di Donggala

Upaya keras Pemkab Donggala dalam penanganan stunting anak mulai menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, angka stunting di Kabupaten Donggala mengalami penurunan yang signifikan. Pada tahun 2023, angka stunting tercatat sebesar 34,1 persen, namun berhasil turun menjadi 29,6 persen pada tahun 2024.

Penurunan sebesar 4,5 persen dalam satu tahun ini merupakan indikator keberhasilan intervensi dan program yang telah dijalankan. Meskipun demikian, tantangan untuk mencapai target nasional masih ada, dan Pemkab Donggala berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan gizi buruk dan stunting anak.

Keberhasilan ini tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat dan berbagai pihak terkait yang mendukung program-program pemerintah. Kesadaran kolektif akan pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat menjadi kunci utama dalam menekan angka stunting di Donggala. Pemerintah daerah akan terus memantau dan mengevaluasi program yang berjalan untuk memastikan efektivitasnya.

Data ini memberikan optimisme bahwa dengan pendekatan yang tepat dan kolaborasi yang kuat, masalah stunting dapat terus ditekan. Pemkab Donggala berharap penurunan angka ini dapat terus berlanjut, menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi