Sebanyak 402 petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan pembersihan fasilitas umum di Jakarta Selatan. Kegiatan ini dilakukan pasca demonstrasi yang terjadi di Jakarta dalam sepekan terakhir, menunjukkan respons cepat pemerintah daerah.
Tujuan utama dari aksi ini adalah mengembalikan kondisi fasilitas umum yang rusak dan tercoret ke keadaan semula. Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin, menegaskan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian yang jauh lebih besar dari tantangan apapun.
Pembersihan ini mencakup pengecatan coretan dan vandalisme agar wajah Jakarta Selatan kembali bersih dan indah. Mukhlisin meminta agar pekerjaan ini dilakukan dengan cepat, tepat, dan tuntas, membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak.
Advertisement
Advertisement
Pemulihan Fasilitas Umum dan Area Prioritas
Kegiatan pembersihan fasilitas umum ini diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang bertujuan mengembalikan fungsi dan estetika fasilitas publik. Fokus utama adalah pada pemulihan area yang terdampak paling parah oleh aksi vandalisme.
Khusus untuk coretan dan segala bentuk vandalisme, petugas diinstruksikan untuk segera melakukan pengecatan. Harapannya, wajah Jakarta Selatan dapat kembali bersih dan indah seperti sedia kala, menunjukkan komitmen terhadap kebersihan kota.
Pembersihan Fasum Jaksel ini dilaksanakan di tiga lokasi utama mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Lokasi-lokasi ini dipilih berdasarkan tingkat kerusakan dan strategisnya area tersebut sebagai wajah kota.
Advertisement
Titik lokasi kegiatan tersebut meliputi sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dari Semanggi sampai perempatan Sekretariat ASEAN Jalan Sisingamangaraja. Kemudian dilanjutkan sepanjang Taman Budaya Jalan Jenderal Sudirman sampai Semanggi, serta perempatan Kuningan dan Jalan Jenderal Gatot Subroto mulai dari perempatan Kuningan sampai Semanggi.
Advertisement
Kolaborasi "Pasukan Pelangi" untuk Jakarta Selatan Bersih
Petugas gabungan yang terlibat dalam Pembersihan Fasum Jaksel ini sering disebut sebagai "pasukan pelangi" karena melibatkan berbagai unit. Mereka berasal dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tingkat kelurahan hingga berbagai Satuan Pelaksana (Satpel) teknis.
Unit-unit yang berpartisipasi antara lain Petugas Satpel Sumber Daya Air, Satpel Bina Marga, Satpel Pertamanan dan Hutan Kota, serta Satpel Lingkungan Hidup. Selain itu, ada juga Satpel Perhubungan, Satpel Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta Satpel Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan.
Mukhlisin menambahkan bahwa upaya bersih-bersih kota ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari semua pihak. Mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat umum, semua diharapkan dapat berkontribusi aktif demi tercapainya Jakarta Selatan yang bersih, tertib, dan indah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews