Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, secara resmi menggelar Festival Batik Bondowoso 2025. Acara akbar ini dibuka pada hari Sabtu dan akan berlangsung selama lima hari, yakni dari tanggal 23 hingga 27 Agustus, bertempat di Alun-Alun Kabupaten Bondowoso.
Festival ini diselenggarakan dengan tujuan utama memperluas jejaring pemasaran batik lokal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi komitmen kuat pemerintah daerah untuk mengangkat batik khas Bondowoso sebagai simbol kebanggaan dan identitas budaya.
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menyatakan bahwa festival ini diharapkan mampu menumbuhkan inspirasi serta menggali kreativitas. Kegiatan ini juga diharapkan mendorong pengembangan seni budaya nusantara sekaligus sejalan dengan visi pembangunan daerah berbasis potensi lokal.
Advertisement
Advertisement
Menggerakkan Roda Ekonomi Kreatif Lokal
Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa Festival Batik Bondowoso bukan sekadar perayaan seni. Lebih dari itu, acara ini merupakan penggerak ekonomi kreatif yang berbasis kearifan lokal, memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Digelarnya festival ini diharapkan mampu mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini dicapai melalui pemberdayaan para pengrajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor batik, yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
Bupati Hamid optimistis bahwa kegiatan semacam ini akan menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dan inklusif. Kondisi ini sangat penting untuk mendukung keberlanjutan usaha batik di Bondowoso, menarik investasi, dan membuka lapangan kerja baru.
Advertisement
Festival Batik Bondowoso juga diharapkan menjadi magnet bagi minat wisatawan maupun investor. Selain itu, kegiatan ini berpotensi menciptakan peluang kerja sama yang luas, baik di tingkat regional maupun nasional, memperkuat posisi batik Bondowoso di pasar.
Advertisement
Memperkuat Identitas dan Kebanggaan Budaya Nasional
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Hamid mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan batik bukan sekadar pakaian. Batik harus dipandang sebagai bagian integral dari identitas nasional yang wajib dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Beliau menyerukan agar batik dijadikan simbol kecintaan, kebanggaan, dan jati diri bangsa. Masyarakat diajak untuk terus mencintai serta melestarikan batik, khususnya batik khas Bondowoso, agar semakin dikenal dan diakui secara luas.
Festival Batik Bondowoso 2025 menghadirkan beragam rangkaian kegiatan menarik selama lima hari pelaksanaannya. Terdapat pameran batik dari berbagai kecamatan di Bondowoso, yang menampilkan kekayaan motif dan warna lokal.
Advertisement
Selain pameran, ada pula peragaan busana batik oleh desainer lokal yang menunjukkan inovasi dalam penggunaan batik. Lomba desain motif batik dan workshop membatik juga diselenggarakan untuk menumbuhkan kreativitas serta edukasi bagi peserta dan pengunjung.
Sumber: AntaraNews