Inovasi Bajra Darmasaba: Desa di Badung Ini Jadi Sorotan Dunia Berkat Strategi Tanggulangi Rabies

Desa Darmasaba, Badung, berhasil menarik perhatian global dengan Inovasi Bajra Darmasaba, strategi penanggulangan rabies berbasis komunitas yang efektif. Simak rahasia keberhasilannya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Inovasi Bajra Darmasaba: Desa di Badung Ini Jadi Sorotan Dunia Berkat Strategi Tanggulangi Rabies
Desa Darmasaba, Badung, berhasil menarik perhatian global dengan Inovasi Bajra Darmasaba, strategi penanggulangan rabies berbasis komunitas yang efektif. Simak rahasia keberhasilannya! (AntaraNews)

Desa Darmasaba di Kabupaten Badung kini menjadi percontohan dalam upaya penanggulangan rabies. Mereka berhasil mengembangkan inovasi bernama Bersama Jaga Rabies (Bajra) yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Program ini menunjukkan pendekatan berbasis komunitas sangat efektif dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan kesehatan desa.

Inovasi Bajra mengintegrasikan pelaporan kasus cepat dari masyarakat serta edukasi berkelanjutan melalui kegiatan seperti yang dilaksanakan Sahabat Anti Rabies Indonesia. Koordinasi lintas sektor antara kesehatan hewan, manusia, dan pemerintah desa juga menjadi kunci utama keberhasilan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Desa Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabhawa Manuaba.

Keberhasilan tersebut bahkan membawa Kepala Desa Darmasaba menjadi salah satu panelis di Konferensi Rabies in Borneo (RIB) 2025. Acara internasional ini diselenggarakan di Borneo Convention Centre Kuching, Sarawak, Malaysia, pada 30 September hingga 1 Oktober lalu. Partisipasi ini membuktikan kepemimpinan lokal dapat berkontribusi pada agenda kesehatan global.

Mengenal Lebih Dekat Inovasi Bajra Darmasaba

Inovasi Bajra yang digagas Desa Darmasaba merupakan model penanggulangan rabies yang komprehensif. Program ini tidak hanya fokus pada respons cepat, tetapi juga pada upaya pencegahan dan edukasi berkelanjutan. "Melalui Bajra kami menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat memperkuat sistem kesiapsiagaan kesehatan," ujar Kepala Desa Darmasaba Ida Bagus Surya Prabhawa Manuaba.

Dukungan penuh terhadap Inovasi Bajra juga datang dari berbagai pihak. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melalui Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung (Diperpa) turut memberikan support signifikan. Koordinasi lintas sektor ini memastikan penanganan rabies dilakukan secara terpadu dan efektif.

Ida Bagus Surya Prabhawa menekankan bahwa kunci keberhasilan eliminasi rabies di tingkat desa terletak pada tiga hal utama. Pertama adalah vaksinasi anjing yang konsisten, diikuti oleh edukasi warga secara berkelanjutan. Ketiga, respons cepat berbasis data saat terjadi kasus gigitan menjadi sangat krusial. "Dengan kolaborasi, vaksinasi, dan edukasi yang berjalan seiring, desa dapat menjadi benteng pertama dalam upaya eliminasi rabies," tambahnya.

Darmasaba di Kancah Internasional: Inspirasi Bebas Rabies

Keikutsertaan Desa Darmasaba dalam Konferensi Rabies in Borneo (RIB) 2025 menjadi bukti nyata pengakuan internasional terhadap upaya mereka. Konferensi ini mengusung tema "Rabies-Free Borneo: Uniting People, Animals, and Communities – Collaborate, Vaccinate, Educate". Acara tersebut diikuti oleh lebih dari 400 delegasi dari berbagai negara di Asia dan dunia, menunjukkan pentingnya kolaborasi global dalam isu rabies.

Bagus Surya Prabhawa mengungkapkan bahwa partisipasi Desa Darmasaba dalam forum internasional ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan program TISIRA (Tim Siaga Rabies). Program TISIRA sebelumnya telah didukung oleh Australia–Indonesia Health Security Partnership (AIHSP). Hal ini menegaskan bahwa kepemimpinan lokal mampu memberikan kontribusi nyata dalam agenda global One Health.

Selama dua hari pelaksanaan konferensi, para peserta mengikuti sejumlah sesi penting, termasuk Plenary Session bersama WHO serta sesi teknis lintas sektor. Ada pula side event dari World Organisation for Animal Health (WOAH) yang memperkaya diskusi. "Kami berharap dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Borneo maupun Asia Tenggara dalam mewujudkan masyarakat yang bebas rabies," ungkap Bagus Surya Prabhawa, menunjukkan ambisi dan harapan Desa Darmasaba.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi