Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Tanjung Wangi, Capt. Purgana menegaskan, kondisi cuaca aman saat KMP Tunu Pratama Jaya meninggalkan dermaga Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk Bali.
Informasi dari BMKG, kecepatan angin diangka 10 knot, atau antara 20 km/jam. Sedangkan ketinggian gelombang air laut mencapai 0,4 sampai satu meter.
"Untuk pelayaran masih aman, kalau ada penyebab lain seperti trouble mesin atau kebocoran di ruang mesin masih belum dipastikan karena harus ada pemeriksaan lebih lanjut," kata Purgana dalam keterangannya, Kamis (3/7).
Sampai saat ini, pihaknya masih belum bisa memberikan informasi lebih detail adanya korban kapal tenggelam atau tidak, sembari menunggu informasi selanjutnya.
"Kita masih terus berupaya melakukan pencarian, semoga segera ada hasil dan titik terang," harapnya.
Advertisement
Penyebab Kapal Tenggelam
KMP Tunu Pratama Jaya, 99 persen dipastikan tenggelam di perairan Selat Bali, yang diduga mengalami kebocoran di ruang mesin. Capt. Purgana mengatakan, pihaknya menerima informasi pada pukul 23.15 WIB, KMP Tunu Pratama Jaya berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk.
"Sempat ada komunikasi yang dilakukan, info cukup singkat antara kapal mereka sendiri dengan waktu 20 menit," ungkapnya.