Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah mulai melakukan sistem satu arah atau one way lokal dari tol Kalikangkung Semarang hingga KM 442 atau Simpang Susun (SS) Bawen Jalan Tol Semarang-Solo, Rabu (19/4).
Skema ini diambil untuk mengurai kepadatan arus di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang yang mulai mengalami lonjakan signifikan pemudik yang sudah mencapai 3.200 kendaraan per jam.
"Tingkat kepadatan arus dari arah barat dinilai sudah cukup banyak sehingga diperlukan one way lokal untuk memecah arus atau antrean di gate tol perpanjang sampai KM 442," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo Nugroho, Rabu (19/4).
Advertisement
One Way Bersifat Situasional
Dia menyebut meski dibuka sampai Bawen, bila arus lalu lintas masih padat dan merambat panjang, polisi memperpanjang one way lokal itu hingga ke Salatiga. Sebab, polisi memprediksi jika pada tanggal 19 April 2023 ini menjadi puncak arus mudik.
"Untuk buanganya tidak harus Bawen. Bisa Salatiga. Karena dimungkinkan ini puncak arusnya. Apalagi ini, meski belum panjang, tapi ekornya (di Kalikangkung) sudah sampai sekitar 600 meter," ujar dia.
Sekadar informasi, Dirlantas fokus penguraian arus bersama tim. Polisi dan petugas Jasamarga telah membuka jalur untuk one way lokal di GT Kalikangkung Semarang.