Satu Keluarga Mudik dari Palembang Kebingungan di Pemalang, Diantar Polisi ke Rumah

Seorang pemudik bernama Amlimin (52) dari Palembang tampak senang ketika tiba di Pemalang Jawa Tengah. Berkat Pos Terpadu Gandulan yang didirikan Polri akhirnya memutuskan untuk sejenak istirahat dan bingung melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya, Rabu (19/4).

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Satu Keluarga Mudik dari Palembang Kebingungan di Pemalang, Diantar Polisi ke Rumah
Pemudik Kebingungan di Pemalang Diantar Polisi ke Rumah. Danny Adriadhi Utama

Seorang pemudik bernama Amlimin (52) dari Palembang tampak senang ketika tiba di Pemalang Jawa Tengah. Berkat Pos Terpadu Gandulan yang didirikan Polri akhirnya memutuskan untuk sejenak istirahat dan bingung melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya, Rabu (19/4).

Sambil melepas lelah istirahat di Pos Terpadu, dia berusaha mencari angkutan dengan mengakses aplikasi taksi online. Namun usahanya tidak kunjung mendapat kendaraan untuk kembali ke tujuan ke Desa Tegalsari Timur Kecamatan Ampelgading, Pemalang.

"Sampai sini (Exit Tol Gandulan Pemalang), belum dapat kendaraan lagi untuk melanjutkan perjalanan pak," kata Amlimin.

Segala cara dilakukan dan mencari informasi dengan bertanya ke beberapa orang juga tidak mendapatkan hasil. Dia juga berusaha meminta petunjuk polisi yang sedang bertugas di Pos Terpadu.

Dia bersama keluarganya dari Palembang naik bus, Selasa (18/4) pagi, tujuan ke Desa Tegalsari Timur Kecamatan Ampelgading, Pemalang. Oleh polisi justru mendapat respons untuk diantar ke rumah dengan mobil dinasnya.

"Saya bersyukur justru diantar sama polisi. Padahal, perjalanan masih lumayan jauh sekitar 15 kilometer pak," ujar dia.

Bentuk Pelayanan Polisi

Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya mengatakan, Pos Terpadu Gandulan Pemalang siap memberikan pelayanan maksimal untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik.

"Bila merasa lelah, pemudik bisa beristirahat sejenak di Pos terpadu Gandulan Pemalang,” kata Yovan Fatika.

Terkait pemudik yang diantar personelnya, hal tersebut adalah salah satu bentuk pelayanan prima polisi kepada masyarakat yang sedang melangsungkan perjalanan mudik.

"Setibanya di Pemalang, mereka tampak kebingungan untuk melanjutkan perjalanan, sehingga kami langsung berinisiatif untuk mengantar mereka dengan mobil patroli," tutup Yovan.

Rekomendasi