Kemenhan RI meresmikan Lahan Pertanian Cadangan Logistik Strategis Nasional di Sejumlah Provinsi dan Kab/Kota. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Badan Cadangan Logistik Strategis (BCLS) Inti Plasma Kemenhan RI Laboratorium Tanaman Padi dan Jagung.
Acara peresmian yang bertempat di desa Mekarwaru, Kec Gantar, Kab Indramayu, Jawa Barat ini dikemas dengan penanaman simbolik jagung, temu wicara, dan live zoom dengan petani di berbagai daerah.
Kolonel Edi Sujito dari Kemenhan menyatakan, pihaknya tengah fokus pada program ketahanan pangan.
"Tanpa turun tangan dari investor, ketahanan pangan ini berat. Program ini harus dipandu UI. TNI juga harus turut andil melindungi warga yang ikut program ketahanan pangan. Ini semua demi kesejahteraan masyarakat," papar Kolonel Edi, Minggu (16/4).
Untuk tahap awal penanaman dilakukan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Kalimantan Timur, Papua. Sedangkan untuk Kota/Kabupaten di antaranya, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Barat, Lampung Timur, Tanggamus, Subang, Indramayu, Klaten, Cianjur, Wonogiri, Dumai, Rokan Hilir, Siak Kecil, Siak Besar, Raja Ampat, Kutai Kartanegara, Sukabumi, Garut, Pariaman, Pekanbaru dan lainnya.
Komoditas utama yang ditanam adalah jagung. Sedang komoditas lain menyesuaikan dengan kondisi serta harapan masyarakat setempat.
Advertisement
Kegiatan ini dalam rangka menjalankan amanah konstitusi yang menyebutkan bangsa Indonesia harus terlibat dalam mewujudkan perdamaian dunia.
"Salah satu cara yang kami jalankan adalah membantu Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Ia pun mengajak semua pihak bersama-sama membangun ketahanan pangan Indonesia," Komisaris PT PPM Ahmad.
Sementara, Dr Suyud W Utomo dari SIL Universitas Indonesia mengatakan, masyarakat juga perlu diedukasi, misalnya bagaimana cara memanfaatkan batang jagung.
"Kami akan mendampingi program ini, mendampingi petani dengan hasil-hasil penelitian pertanian yang bisa membantu petani," paparnya.