Penyelundupan Narkoba ke Lapas Lowokwaru Malang, Bungkusan Ganja Dilempar dari Jalan

Bungkusan plastik kresek hitam berisi ganja ditemukan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Lowokwaru, Malang. Petugas yang sedang mengawasi kegiatan pertanian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mendapati bungkusan itu di selokan.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Penyelundupan Narkoba ke Lapas Lowokwaru Malang, Bungkusan Ganja Dilempar dari Jalan
Jalan yang diduga menjadi lokasi pelemparan bungkusan berisi ganja. ©2023 Merdeka.com/darmadi sasongko

Bungkusan plastik kresek hitam berisi ganja ditemukan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Lowokwaru, Malang. Petugas yang sedang mengawasi kegiatan pertanian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mendapati bungkusan itu di selokan.

Kalapas Kelas I Lowokwaru, Malang Heri Azhari mengatakan, sejak Januari petugas sudah empat kali menggagalkan upaya memasukkan Narkotika ke Lapas. Sebelumnya tiga kali berturut-turut dilakukan dengan cara menyelipkan sabu-sabu di dalam makanan yang dibawa oleh pengunjung.

"Kejadian ini dari Januari sudah yang keempat. Modus ini baru pertama untuk tahun ini. Karena itu semua harus kita bentengi, kan depan (pintu besuk) ini tiga kali tahun ini, kalau depan ketangkep, lewat lempar sekarang," ungkap Heri Azhari di Lapas Kelas I Lowokwaru, Malang, Selasa (28/2).

Dia memaparkan bungkusan berisi ganja itu ditemukan staf Bimbingan Kerja (Bimker) atas nama Suhari yang sedang mengawal WBP bekerja di lahan pertanian lengkong. Kawasan Lengkong adalah tembok paling akhir sisi selatan lapas. Jalan umum berada di balik tembok itu.

Saat patroli keliling di area selatan, tepatnya di bawah pos menara tengah, Suhari menemukan bungkusan mencurigakan itu. Bungkusan diduga dilemparkan seseorang dari luar tembok yang ditujukan kepada seseorang di dalam Lapas.

Karena tembok Lapas yang tinggi dilengkapi jaring-jaring, pelaku memberi pemberat berupa batu pada bungkusan itu.

"Bungkusan plastik itu setelah dibuka ternyata isinya ganja dengan berat 157 gram. Itu kita serahkan ke Polresta Malang Kota, karena tidak lanjutnya ke Polresta Malang Kota," jelasnya.

Pelaku diduga melempar barang itu saat pergantian shift dan terjatuh di selatan. CCTV di lokasi hanya menangkap kawasan tembok dan itu pun terlihat sangat kecil karena lemparannya yang jauh ke atas.

"Jadi begitu curiga dengan barang itu. Karena petugas kami sudah dibekali kalau ada yang mencurigakan ambil, teliti, periksa, setelah itu laporkan," tegasnya.

Suhari melaporkan temuan barang mencurigakan tersebut ke Kabid Kamtib, Kepala KPLP dan Kalapas Kelas I Malang. Tanpa waktu lama Kalapas langsung berkoordinasi dengan Kasat Reserse Narkoba Polresta Malang, serta mengamankan barang temuan untuk diproses lebih lanjut.

"Kita tetap waspada, kami senantiasa menjaga kewaspadaan yang tinggi untuk mengantisipasi," pungkasnya.

Rekomendasi