Jenazah PMI Korban Gempa Turki Tiba di Bali

Jenazah Ni Wayan Supini yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia akibat gempa di Turki tiba di Bali, Kamis (23/2) sekitar pukul 16.15 Wita. Jenazah kemudian dititipkan di RSUD Klungkung.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Jenazah PMI Korban Gempa Turki Tiba di Bali
I Nyoman Ranten memegang peti jenazah istrinya Ni Wayan Supini di Terminal Cargo dan Pos Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (23/2). ©2023 Merdeka.com/Moh. Kadafi

Jenazah Ni Wayan Supini yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia akibat gempa di Turki tiba di Bali, Kamis (23/2) sekitar pukul 16.15 Wita. Jenazah kemudian dititipkan di RSUD Klungkung.

Peti jenazah Ni Wayan Supini ditandu para petugas saat tiba di Terminal Cargo dan Pos Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Jenazah kemudian dibawa ke mobil ambulans milik Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, Bali.

Suami korban,I Nyoman Ranten beserta ketiga anak-anaknya juga menyambut kedatangan jenazah Ni Wayan Supini. I Nyoman Ranten bersama seorang anaknya tampak ikut ke dalam mobil ambulans yang dikawal polisi menuju Kabupaten Klungkung.

I Nyoman Ranten mengatakan, jenazah tidak langsung dipulangkan ke rumah duka di Banjar Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Keluarga memilih menitipkannya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung.

Mereka beralasal ada upacara adat yang berlangsung di desa setempat awal Maret mendatang. Sesuai kepercayaan, pantang untuk memulangkan jenazah ke rumah duka.

"Kita masih menunggu hari yang tepat untuk kita berkomunikasi dengan keluarga besar. Kemungkinan, komunikasinya upacaranya tanggal 5 tanggal 6 (Maret 2023) bisa dikumpulin semua (keluarga). Dan kemungkinan besar juga kita tidak boleh ngaben atau kremasi kita akan kubur tanggal 10 Maret karena sesuai dengan aturan adat. Harapan kita bisa (secepatnya) dikremasi dan (jenazah) kita titip di Rumah Sakit Klungkung," ucap Ranten.

Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra yang ikut menyambut kedatangan jenazah Ni Wayan Supini mengatakan bahwa pihak kepolisian diberikan tanggung jawab untuk mengantar jenazah korban sampai ke tempat tujuan.

"Jadi kami mendapat perintah untuk mengurus ke tibaan jenazah dari Jakarta sampai di Bali dan diteruskan kepada keluarga di Bali ini. Kami tentunya turut berbelasungkawa atas peristiwa ini dan tentunya ini duka bagi kita semua dan juga bagi dunia untuk Turki," ujarnya.

Seperti diketahui, Supini merupakan PMI di Turki. Ia baru berangkat Juli 2022 lalu untuk bekerja sebagai terapis. Supini ditemukan meninggal di bawah reruntuhan gedung apartemen di tempat tinggalnya di Diyarbakir setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang Turki pada Senin (6/2) lalu.

Rekomendasi