Ganjar Targetkan Harga Beras dan Minyak Turun untuk Tekan Angka Inflasi Jateng

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memiliki strategi untuk menekan angka inflasi, yaitu dengan cara menargetkan penurunan harga beras dan minyak. Ganjar mengatakan, hal ini sudah dirapatkan bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Ganjar Targetkan Harga Beras dan Minyak Turun untuk Tekan Angka Inflasi Jateng
Ganjar Tinjau Panen Padi di Batang. ©2023 Merdeka.com

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memiliki strategi untuk menekan angka inflasi, yaitu dengan cara menargetkan penurunan harga beras dan minyak. Ganjar mengatakan, hal ini sudah dirapatkan bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

"Dua komoditas ini menjadi perhatian utama kita. Tadi sudah dipimpin oleh Pak Mendagri untuk kita dorong, maka tugasnya sekarang ya sudah, pasokannya terjaga, barangnya ada, itu yang menjadi target utama," kata Ganjar di Hotel Santika, Kota Semarang, Jateng, Senin (13/2).

Angka inflasi di Jateng terus mengalami penurunan. Per Desember 2022, angka inflasi Jateng berada di kisaran 5,63 persen.

Berita terbaru Ganjar Pranowo selengkapnya di Liputan6.com

Ganjar menggencarkan operasi pasar untuk memastikan harga beras dan minyak di pasaran mengalami penurunan, sehingga masyarakat bisa menjangkau membelinya.

Seperti pada hari ini, Ganjar mengecek harga dua komoditas tersebut di Pasar Sampangan Baru. Dalam tinjauannya itu, Ganjar masih menemukan adanya kenaikan harga beras dan minyak di sejumlah pedagang.

"Ternyata kalau ada bakul-bakul itu hanya ada satu boks kecil sekali, dan sehari rata-rata habis dan itu pun harganya tidak ada yang di bawah Rp14 (ribu), di atas Rp14 ribu. Beras juga demikian," tutur Ganjar.

Terkait beras, Ganjar telah meninjau lahan padi di Kabupaten Batang, Sabtu (11/2). Dalam kesempatan tersebut, Ganjar memastikan panen padi di Jateng sudah dimulai, sehingga stok beras dipastikan aman.

"Maka mudah-mudahan secara psikologis ini juga akan menunjukkan kepada publik bahwa kita siap panen. Harga panen beras di tingkat petani harga pokok penjualnya bagus, di atas Rp5.400an, maka ini petani bagus. Maka Bulog Menyerap," lanjut Ganjar.

"Nanti sudah di bawah HPP-nya, maka kita harapkan Bulog segera ambil alih, maka ini kita berikan kesempatan petani biar tersenyum untuk bisa mendapatkan harga yang terbaik," sambungnya.

Sementara terkait minyak, Ganjar akan mengirimkan suplai Minyakita untuk menghadirkan ketersediaan stok di pasaran. Ganjar berharap, penurunan harga kedua komoditas ini mampu menekan angka inflasi.

"Minyakita besok akan kita kirim, tadi baru kita cek," pungkas Ganjar.

Rekomendasi