Polda Metro Jaya berhasil mengungkap cara tersangka pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh dan Dede Solehudin menghabisi para korbannya yang merupakan tenaga kerja wanita (TKW).
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Indriwienny Panjiyoga mengatakan, temuan baru, saat Halimah, istri Aki (60) yang ternyata sempat direncanakan bakal dieksekusi, sebelum akhirnya meninggal pada 2016.
"Halimah dari awal itu memang dari awal itu memang sudah ada perencanaan eksekusi dari perjalanan ke Lampung itu," katanya saat dikonfirmasi, Senin (30/1).
Halimah yang merupakan istri kedua dari Aki, ungkap Pajiyoga, nyatanya sempat mau dieksekusi dengan cara dibuang ke laut. Namun cara itu tidak terlaksana karena, situasi di lapangan yang tak memungkinkan.
"Dia mau dieksekusi awalnya dicemplungin ke laut Merak, karena situasi tidak memungkinkan dan saat itu kondisi Halimah sakit juga," ujarnya.
Advertisement
Karena gagal menceburkan Halimah ke laut, maka rencana pembunuhan Halimah berganti dengan cara sengaja disasarkan ke hutan di daerah Lampung.
"Sudah lah sewa mobil ke Lampung. Disasarin di hutan-hutan itu," terang Panji.
Namum, Panji masih belum bisa menginformasikan bagaimana cara Halimah dieksekusi oleh Duloh pada 23 September 2016, silam. Dimana diketahui jika sosok Halimah adalah korban pertama yang dibunuh dari kasus Dukun Aki Cs.
Advertisement
Korban Pertama
Fakta kematian Halimah telah diungkap polisi bahwa istri dari Aki itu adalah korba pertama pembunuhan berantai yang dieksekusi pada tahun 2016 silam.
"Urutannya itu pertama Halimah tahun 2016," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga saat dikonfirmasi, Sabtu (28/1).
Halimah merupakan istri siri dari Wowon, korban pertama kali yang dibunuh oleh Duloh. Pada saat itu Wowon tidak mengetahui pembunuhan Halimah. Wowon hanya mengetahui Halimah meninggal dikarenakan sakit.
Pembunuhan berlanjut pada lima tahun setelahnya usai Wowon Cs merenggut nyawa Halimah. Tepatnya pada 2021, nyawa empat orang dihabisi trio pembunuhan berantai tersebut.
Pembunuhan tersebut menargetkan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW), istri serta mertua Wowon.
"Siti 2021, Noneng 2021, Wiwin 2021, Farida 2021," beber Panji.