Timbunan sampah di Pantai Muaro Lasak, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang menggunung dan mengeluarkan bau tidak sedap. Wali kota Padang Hendri Septa mengatakan kondisi Kota Padang akan kotor apabila kebiasaan buruk masyarakat membuang sampah sembarangan tidak bisa diubah.
"Jika kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai tidak bisa diubah, maka kota Padang akan menjadi kota yang kotor," kata Hendri, Jumat (27/1).
Dia meminta masyarakat berhenti saling menyalahkan satu sama lain. Menurutnya, gunungan sampah merupakan kejadian yang terus terulang usai hujan deras mengguyur.
Lanjutnya, sampah yang bermuara di Pantai Padang itu bukan sampah yang berasal dari satu tempat, melainkan dari sungai-sungai yang ada di Kota Padang kemudian bermuara di laut.
"Saya meminta kepada warga Padang jangan saling menyalahkan antara pemerintah dan masyarakat, selagi manusia hidup pasti akan mengeluarkan sampah. Menjaga sampah merupakan kewajiban kita semua," tuturnya.
Hendri meminta masyarakat tidak membuang sampah di sungai, karena dampak deritanya akan dirasakan oleh semuanya.
"Setiap kali hujan deras kami dari pemerintah Kota Padang bergerak cepat untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut menggunakan alat berat," tuturnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, berdasarkan pantaun pada Rabu (25/1) pukul 11.50 WIB, sampah menggunung di Pantai Padang berupa sampah plastik, botol minuman, baju, hingga ranting kayu.
Tampak satu alat berat beroperasi membersihkan tumpukan sampah yang menggunung. Selain alat berat, Pemko Padang juga mengerahkan tiga truk sampah dari Dinas PUPR dan bekerja sama dengan DLH.