Sebanyak 1.000 anak mulai diberikan imunisasi polio di Kabupaten Pidie, Aceh, usai temuan virus polio menjangkiti anak di daerah tersebut beberapa waktu lalu.
Pemberian imunisasi polio massal itu dipusatkan di lapangan Alun-Alun Kota Sigli. Dihadiri Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu, Senin (28/11).
Pemerintah setempat menargetkan 9.904 anak di seluruh kecamatan jadi sasaran pemberian imunisasi polio tetes tersebut.
"Hari ini imunisasi polio tetes diberikan kepada 1.000 anak, dan sampai tanggal 4 Desember kita targetkan 9.904 anak jadi sasaran imunisasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Pidie Arika Aboebakar.
Dia menjelaskan, anak yang akan diberi imunisasi polio tersebut berusia 0 sampai 13 tahun. Pihaknya berharap agar masyarakat ikut berpartisipasi menyukseskan agenda ini sehingga kasus polio tidak bertambah.
Arika menyebut, untuk memutus mata rantai penyebaran virus polio di Pidie, ada dua tahap yang harus dilakukan oleh masyarakat. Pertama, kebiasaan hidup bersih dan sehat.
"Kedua kesadaran masyarakat untuk mau imunisasi polio, supaya kekebalan tubuh anak kuat," jelasnya.