Polisi Korban Ledakan di Sukoharjo Alami Patah Tulang, Dirawat di RSUD dr Moewardi

Kemungkinan korban membawa pulang paket sitaan hasil razia Polresta Surakarta tahun 2021 lalu karena gedung mapolresta sedang dibangun. Hingga kemudian, paket itu meledak.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Polisi Korban Ledakan di Sukoharjo Alami Patah Tulang, Dirawat di RSUD dr Moewardi
Lokasi Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo. ©2022 Merdeka.com

Bripka Dirgantara Pradipta, korban ledakan yang terjadi di Asrama Polisi, Perumahan Grogol Indah, Sukoharjo, Minggu (25/9) malam masih dirawat di ruang ICU RSUD dr Moewardi Solo. Dia mengalami luka Bakar cukup parah.

Plt Kapolresta Surakarta Kombes Alfian Nurrizal mengatakan, berdasarkan hasil observasi dokter RSUD dr Moewardi, terhadap korban harus dilakukan anestesi atau pembiusan guna mengurangi rasa sakit.

"Saat ini dirawat intensif di ruang ICU. 70 person luka di bagian bawah (kaki). Dimungkinkan kaki yang kiri luka bakar itu pun tidak bisa bergerak. Observasi dari dokter kemungkinan patah tulang," ujar Alfian, Senin (26/9).

Alfian menyampaikan, kemungkinan korban membawa pulang paket sitaan hasil razia Polresta Surakarta tahun 2021 lalu karena gedung mapolresta sedang dibangun. Pihaknya belum mengetahui pasti alasan korban membawa pulang barang bukti. Ia berharap korban segera pulih sehingga bisa dimintai keterangan.

"Ini kita tidak bisa mengetahui secara utuh karena korban sedang mengalami luka bakar. Dimungkinkan saat itu gedung mapolresta sedang dibangun, sehingga diamankan terlebih dahulu," katanya.

Untuk lebih jelasnya, pihaknya menunggu korban hingga sembuh. Ia memohon bantuan masyarakat agar korban segera diberikan kesembuhan. Sehingga pemeriksaan bisa segera dilakukan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho menyampaikan, kondisi tempat kejadian perkara (TKP) ledakan saat ini dipastikan aman. Lokasi masih dipasang garis Polisi.

"Lokasi aman, masih dijaga. Masyarakat umum bisa masuk mengakses jalan sekitar," pungkasnya.

Rekomendasi