Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan ada tiga upaya yang dilakukan Kementerian Kesehatan untuk mencegah stunting di Indonesia. Ketiga intervensi ini akan dimulai pada wanita sebelum kehamilan.
"Kita ditugaskan menurunkan angka stunting dari 24 persen ke 14 persen di tahun 2024. Kita sudah belajar bahwa intervensi atau program yang harus kita lakukan untuk bisa menurunkan stunting, fokus diarahkan bagi wanita sebelum melahirkan,” kata Budi melalui keterangan tertulis, Jumat (12/8).
"Jadi yang intervensi akan fokus diarahkan pada wanita sebelum melahirkan, baik remaja di kelas 7 ke atas dan juga pada saat ibunya hamil. Itu adalah titik yang paling rawan menyebabkan stunting," imbuh dia.
Budi menjelaskan upaya pertama pencegahan stunting adalah pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi para remaja putri. Kegiatan ini telah dimulai dengan menggalakkan Aksi Bergizi di Sekolah dengan tiga paket intervensi, yakni pemberian TTD mingguan bagi remaja putri, aktivitas fisik, dan konsumsi makanan bergizi seimbang.
"Untuk remaja kita harus pastikan mereka tidak kekurangan gizi dan zat besi, jadi harus ada program untuk memastikan para remaja kita sebelum hamil tidak kekurangan zat besi. Salah satunya dengan pemberian TTD di sekolah-sekolah," terang Budi.
Intervensi kedua, pemeriksaan kehamilan dan pemberian makanan tambahan pada ibu hamil. Budi menegaskan, gizi dan zat besi pada ibu hamil harus tercukupi. Melalui program pemeriksaan kehamilan dan pemberian makanan tambahan, pemerintah memberikan USG (Ultrasonografi) ke seluruh puskesmas.
Pemerintah juga mewajibkan ibu hamil melakukan pemeriksaan janin minimal enam kali selama sembilan bulan. Upaya ketiga, memberikan makanan tambahan berupa protein hewani pada anak usia 6-24 bulan.
Budi mengatakan, protein hewani ini tidak perlu mahal. Ada banyak sumber protein hewani yang harganya terjangkau dan bisa didapatkan di lingkungan sekitar, misalnya telur, ikan, ayam, daging, dan susu.
"Terserah di masing-masing daerah yang tersedianya, yang penting protein hewani," ujar dia.
Advertisement
Menurut Budi, ketiga program tersebut mendesak untuk dilaksanakan. Guna memastikan intervensi berjalan optimal, Kemenkes telah menambahkan dua metode pengukuran yang harus diperhatikan oleh petugas kesehatan.
Untuk remaja putri, pemberian TTD dilakukan dengan mengukur kadar hemoglobin dalam darah menggunakan alat HB meter. Alat cek HB ini telah tersedia dan siap didistribusikan ke seluruh puskesmas di Indonesia.
"Pemerintah pusat sudah membeli 10 ribu HB Meter mobile untuk seluruh puskesmas, yang bisa dibawa ke sekolah-sekolah untuk mengikuti apakah udah cukup zat besinya. Kalau belum berarti setiap hari harus minum TTD," tutur Budi.
Sementara untuk ibu hamil, pengukuran zat besi dan gizi dilakukan dengan penyediaan USG di semua puskesmas. Melalui alat ini, perkembangan dan pertumbuhan bayi bisa terpantau, sehingga jika ada kondisi yang tidak sesuai dapat segera terdeteksi.
"Pengadaan USG ini akan dilakukan bertahap. Tahun ini 60%, tahun depan sisanya 40%. Dipilih USG, karena USG bisa mengukur panjang bayi di dalam janin. Kalau saat diukur tubuhnya pendek, kita jadi tahu ibunya kekurangan gizi jadi kita lakukan intervensi lebih banyak untuk menambah gizi sang ibu,” ucap dia.
Dengan dukungan dan kolaborasi lintas sektor dan program, Budi optimis ketiga program intervensi tersebut dapat berhasil dan mampu mengurangi angka kejadian stunting di Indonesia.
"Kalau ketiganya bisa kita lakukan, Insya Allah stuntingnya bisa turun, dukungan seluruh pihak sangat penting untuk memastikan intervensi ini berjalan optimal," tandas Budi.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376082/original/099561900_1792301796-261016_185940.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376081/original/011929700_1792301136-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_16.21.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373117/original/056105600_1759812464-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376071/original/052505100_1792298673-1000148984.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376060/original/063310700_1792297774-IMG_5794.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376010/original/096123800_1792293369-IMG-20260912-WA0062.jpg__1_.jpg)